Sabtu 03 Sep 2022 12:25 WIB

Upayakan Pemulihan Kinerja, Ini Strategi GMF

GMF juga melakukan penagihan untuk pengerjaan perawatan pesawat yang sudah selesai.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolandha
Pekerja Garuda Maintenance Facility (GMF) melakukan pengecekan mesin di Pesawat Garuda Indonesia yang akan digunakan untuk armada haji 1443 H/2022 di Hanggar GMF Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (2/6/2022). Direktur Utama GMF Andi Fahrurrozi mengatakan sudah menyiapkan strategi jangka pendek dan panjang untuk mencapai pemulihan kinerja.
Foto: ANTARA/Muhammad Iqbal
Pekerja Garuda Maintenance Facility (GMF) melakukan pengecekan mesin di Pesawat Garuda Indonesia yang akan digunakan untuk armada haji 1443 H/2022 di Hanggar GMF Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (2/6/2022). Direktur Utama GMF Andi Fahrurrozi mengatakan sudah menyiapkan strategi jangka pendek dan panjang untuk mencapai pemulihan kinerja.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia Tbk memastikan akan mengupayakan pemulihan kinerja berkelanjutan. Direktur Utama GMF Andi Fahrurrozi mengatakan sudah menyiapkan strategi jangka pendek dan panjang untuk mencapai pemulihan kinerja.

"Rencana jangka pendek yang kita lakukan mengelola likuiditas dan arus kas, dilakukan dengan negosiasi pelanggan terkait payment," kata Andi dalam konferensi video, Jumat (2/9/2022).

Baca Juga

Andi menuturkan GMF juga melakukan penagihan untuk pengerjaan perawatan pesawat yang sudah selesai. Dia menuturkan, GMF juga menunda pengeluaran belanja modal untuk proyek yang belum menjadi prioritas serta melakukan restrukturisasi utang dengan kreditur serta vendor.  

Untuk jangka menengah, Andi mengatakan GMF akan melakukan diversifikasi bisnis. "Di sektor aviasi, GMF tengah merambah perawatan pesawat passenger freighter, privat jet, dan pesawat angkut militer," ungkap Andi.

Lalu untuk di luar sektor aviasi, Andi mengungkapkan GMF meningkatkan bisnis perawatan untuk industri industri pertambangan, minyak, dan gas. Khususnya untuk perawatan mesin turbin.

Untuk jangka panjang, Andi menegaskan GMF melakukan konsolidasi global untuk mempercepat proses recovery bisnis. Dia menuturkan, GMF akan melakukan horisontal element dengan partner baik MRO dalam negeri, industri pertahanan, dan pelaku industri sejenis untuk memperkuat merencanakan untuk memperkuat ekosistem aviasi.

"Tujuan strategi ini untuk meningkatkan kapabilitas, percepatan pengembangan usaha, serta perluasan portofolio customer," ucap Andi. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement