Rabu 16 Feb 2022 18:21 WIB

Kementerian Federal Rusia: Lebih Baik Buat Peraturan Kripto Dibanding Melarangnya

Kementerian Federal Rusia disebut telah membuat proposal lain mengenai industri pertambangan kripto. Lengkapnya baca di sini.

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id
A cryptocurrency (Unsplash/Pierre Borthiry)
A cryptocurrency (Unsplash/Pierre Borthiry)

Sementara Pemerintah Rusia terus menyusun rezim peraturan untuk aset digital, kementerian federal telah membuat proposal lain mengenai industri pertambangan kripto.

Melansir dari Cointelegraph, Rabu (16/02), Kementerian Pembangunan Ekonomi Rusia telah menyoroti konsep peraturan penambangan kripto di negara itu, mengusulkan untuk memungkinkan operasi penambangan di daerah-daerah dengan "surplus berkelanjutan dalam pembangkit listrik".

Baca Juga: Dicari!! Aplikasi Kripto untuk Sehari-hari, Miliarder Mark Cuban Bakal Kasih Dana Investasi!

Sebagai bagian dari proposal, kementerian menyarankan untuk memperkenalkan biaya yang lebih rendah untuk mendirikan peternakan pertambangan dan pusat data di wilayah Rusia tertentu serta menawarkan pengurangan tingkat energi untuk fasilitas tersebut.

Kementerian juga ingin menetapkan batas penggunaan listrik untuk penambangan oleh individu, dilaporkan juga mereka mengusulkan untuk memperkenalkan tingkat energi yang lebih tinggi untuk peningkatan pengeluaran energi. Namun, menurut catatan dari laporan tersebut, otoritas belum menentukan jumlah ambang batas untuk ini.

Menurut kementerian, aturan yang baru diusulkan akan menghilangkan risiko pasokan listrik yang tidak mencukupi untuk perumahan, fasilitas sosial dan infrastruktur di daerah lain di negara tersebut.

Selain itu, kementerian dilaporkan mengusulkan untuk mengakui penambangan kripto sebagai kegiatan komersial dan memperkenalkan pajak atas keuntungan yang direalisasikan dari penambangan cryptocurrency.

Proposal terbaru datang di tengah ketidakpastian yang sedang berlangsung atas peraturan kripto di Rusia dengan berbagai bagian pemerintah masih berdebat tentang bagaimana mengatur Bitcoin (BTC).

Seperti yang dilaporkan sebelumnya, Kementerian Keuangan Rusia telah mengadvokasi untuk mengatur industri kripto, sementara Bank Rusia telah secara agresif bersikeras untuk melarang transaksi kripto dengan alasan risiko perlindungan investor.

Ketika pemerintah secara resmi menyetujui konsep peraturan kripto pada 8 Februari, Gubernur Bank Rusia Elvira Nabiullina kemudian menyatakan bahwa bank tidak mendukung keputusan negara dan akan terus menentang adopsi kripto di Rusia.

Pemerintah dan bank sentral dilaporkan diperkirakan akan memperkenalkan RUU peraturan kripto bersama pada hari Jumat minggu ini.

Beberapa lembaga keuangan utama yang didukung negara di Rusia telah mendukung gagasan mengatur kripto di negara itu baru-baru ini. Anatoly Popov, wakil ketua dewan eksekutif di raksasa perbankan Rusia Sber, dilaporkan menyuarakan dukungan perusahaan untuk mengatur industri daripada melarangnya.

"Posisi kami bertepatan dengan posisi pemerintah bahwa cryptocurrency harus diatur, bukan dilarang. Diperlukan regulasi yang efektif yang akan memungkinkan warga negara dan organisasi untuk memperoleh cryptocurrency secara legal, mempertimbangkan mekanisme dan perpajakan AML [Anti Pencucian Uang]," katanya.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement