Ahad 17 Dec 2017 01:20 WIB

Forum Sastra Luncurkan Antologi Puisi Timur Jawa

Puisi (Ilustrasi)
Foto: breadnmolasses
Puisi (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JEMBER -- Forum Sastra Timur Jawa kembali meluncurkan antologi puisi ke-2 "Timur Jawa: Balada Tanah Takat" bersama pakar sastra dan Balai Bahasa Jawa Timur di aula Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjamin Mutu (LP3M) Universitas Jember, Jawa Timur, Sabtu (16/12).

Buku Antologi tersebut terdiri atas puisi-puisi pilihan penyair timur Jawa (Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, Jember, dan Banyuwangi) yang dikuratori oleh Akhmad Taufiq, Dwi Pranoto dan Siswanto.

"Sebanyak 50 penyair yang lolos puisinya dimuat dalam antologi itu dan kali ini dterbitkan oleh Balai Bahasa Jatim," kata Ketua LP3M Unej sekaligus kurator Akhmad Taufiq.

Menurutnya proses penerbitan dan penyelenggaraan peluncuran buku antologi puisi tersebut melibatkan tiga lembaga yakni Pusat Pengembangan Literasi LP3M Unej, Balai Bahasa Jatim, dan Forum Sastra Timur Jawa yang memiliki komitmen kuat dalam pengembangan literasi sastra dan budaya.

"Kami berharap LP3M dapat menjadi wahana dan jembatan kebudayaan di timur Jawa itu dan hal ini merupakan momen kebudayaan yang diharapkan dapat memberikan dampak besar terhadap perkembangan kebudayaan di timur Jawa, sehingga Forum Sastra Timur Jawa telah menandai dengan meluncurkan antologi puisi tersebut," tuturnya.

Ketua panitia sekaligus Koordinator Pusat Pengembangan Literasi M. Hadi Makmur mengatakan acara peluncuran dan diskusi sastra timur Jawa tersebut dihadiri para penyair dari tujuh kota di kawasan timur Jawa.

"Selain itu, ada juga mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum yang duduk bersama membicarakan dan mengapresiasi perkembangan sastra timur Jawa, sehingga Pusat Pengembangan Literasi bersyukur dan berbahagia dapat menyelenggarakan kegiatan tersebut," katanya.

Sementara perwakilan Balai Bahasa Jawa Timur Mashuri mengapresiasi peluncuran antologi pusi tersebut, sehingga dalam paparannya menyampaikan hadirnya antologi ke-2 itu sangat luar biasa dan dibutuhkan eksplorasi secara terus-menerus, serta intensif terkait tema-tema yang luar biasa di bentangan alam tanah timur Jawa.

"Karya-karya sastra itu jelas menjadi salah satu peta penting dalam peta sastra Jawa Timur dan nusantara saat ini," ujarnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement