Kamis 03 Sep 2015 19:37 WIB
PAN Gabung Pemerintah

Zulkifli: Apa Perlu Mempertentangkan KIH-KMP?

Rep: Mas Alamil Huda/ Red: Esthi Maharani
Zulkifli Hasan
Foto: Antara/Hafidz Mubarak A.
Zulkifli Hasan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan memastikan, PAN akan mengawal kebijakan pemerintah di parlemen. Namun, Zulkifli tak mau jika PAN disebut keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP) ataupun masuk ke Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

"Saya tidak menyatakan keluar atau masuk KMP atau KIH, karena sekarang kita fokus mengatasi kesulitan bangsa," kata dia usai melakukan pertemuan tertutup dengan jajaran elite KMP di Kuningan, Jakarta, Kamis (3/9).

Menurutnya, dikotomi KMP dan KIH sudah tidak relevan untuk dilanjutkan. Pernyataan atau sikap partai berlambang matahari yang mendukung pemerintah tidak terkait dengan dua koalisi yang lahir saat pilpres 2014 itu. KMP dan KIH, menurut dia, sudah tidak perlu dipertentangkan lagi.

"Apa perlu mempertentangkan KIH-KMP?," kata Ketua MPR RI ini. Kendati demikian, mantan menteri Kehutanan ini memastikan bahwa PAN akan mengawal kebijakan pemerintah di parlemen.

"PAN sudah menyatakan bergabung dengan pemerintah."

Dalam pertemuan kali ini, hadir Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Sekjen Partai Golkar Idrus Marham, mantan presiden PKS Anis Mata, politikus PKS Fahri Hamzah, Sekjen PAN Eddy Soeparno dan beberapa elit KMP lainnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement