Rabu 18 Jun 2014 11:35 WIB

Mendesak, Pendidikan Kesehatan Reproduksi Bagi Remaja

Iklan HIV/AIDS Papua
Foto: blogspot.com
Iklan HIV/AIDS Papua

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNg -- Pendidikan kesehatan reproduksi bagi kaum remaja di Lampung sebagai upaya untuk menekan prevalensi HIV/AIDS sekaligus penurunan angka kematian ibu, mendesak untuk dilakukan.

"Pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual yang komprehensif belum dianggap sebagai materi penting bagi remaja, akibatnya mereka mencari di tempat yang tidak seharusnya untuk menjawab keingintahuannya tersebut," kata Direktur Eksekutif Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), Herdi Mansyah, di Bandarlampung, Rabu.

Menurut dia, sebagian besar remaja Lampung saat ini mendapatkan informasi kesehatan reproduksi dan seksual dari sebayanya, internet, atau CD, yang lebih mengedepankan konten pornografi ketimbang pendidikan seks.

Dia melanjutkan, pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja merupakan hal yang krusial untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan prevalensi HIV/AIDS.

Remaja, dan Hak Kesehatan Reproduksi dan Seksual (SRHR), kata dia, merupakan dua hal penting dan sangat berkait dengan target penurunan kedua hal tersebut, sehingga program turunan dari hal tersebut yaitu pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual perlu dilakukan secara komprehensif di sekolah.

"Pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual komprehensif akan sistematis dan tertata jika masuk melalui jalur pendidikan sekolah," kata dia.

Hal itu diungkapkan Herdi dalam acara workshop yang diadakan PKBI Lampung, bertema "Pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual komprehensif" , Rabu.

Acara itu diikuti oleh sekitar 60 peserta dari berbagai kalangan, yaitu pendidik, instansi pemerintah, pelajar, dan wartawan.

Kegiatan bersamaan dengan peluncuran, atau Launching modul pendidikan Setara (Semangat Dunia Remaja), yang merupakan rangkuman dan acuan pembelajaran kesehatan reproduksi dan seksual secara komprehensif untuk SMA.

Herdi mengharapkan, workshop tersebut akan semakin meningkatkan kesadaran semua pihak tentang pentingnya pendidikan reproduksi kesehatan remaja.

Saat ini, PKBI Lampung telah melakukan kerjasama dengan empat sekolah menengah di Bandarlampung sebagai tahap awal hal tersebut.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement