Selasa 01 Oct 2013 16:40 WIB

Sungai Barugbug Tercemar, Keluarkan Bau Menyengat

Rep: Ita Nina Winarsih/ Red: Didi Purwadi
Seorang warga melintasi jembatan kayu di atas sungai yang tercemar. (ilustrasi)
Foto: Antara/Dian Dwi Saputra
Seorang warga melintasi jembatan kayu di atas sungai yang tercemar. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Sungai Barugbug yang melintasi Kampung Bakan Sawah, Desa Situdam, Kecamatan Jatisari, Karawang, Jawa Barat, tercemar limbah.

Setiap musim kemarau, air sungai tersebut berubah warna jadi hitam pekat. Bahkan, sungai mengeluarkan bau yang sangat menyengat.

Solihin (35), warga setempat, mengaku pencemaran ini sudah lama berlangsung. Terutama, sejak di wilayah hulu yakni di Kabupaten Purwakarta dan Subang, berdiri pabrik-pabrik industri.

Keberadaan pabrik ini diduga telah menyumbang pencemaran karena membuang limbah tanpa proses water treatment terlebih dulu. "Akibat pencemaran ini, warga yang dirugikan," ujar Solihin, Selasa (1/10).

Sementara Camat Jatisari, Asep Wahyu Suherman, membenarkan adanya pencemaran sungai tersebut. Pihaknya ingin Pemkab Karawang segera turun tangan mengatasi pencemaran itu.

"Kalau sudah begini, warga yang dirugikan. Udara di sekitaran sungai itu bau, terus air sungai tak bisa dimanfaatkan warga," jelasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement