Selasa 01 Jan 2013 17:33 WIB

Awal 2013, Kursi Menpora Segera Diisi, Siapa yang Layak?

Rep: Esthi Maharani/ Red: Heri Ruslan
Andi Mallarangeng Mengundurkan Diri: Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan terkait pengunduran dirinya sebagai Menpora di kantor kementerian Pemuda dan olahraga di Jakarta, Jumat (7/12).
Foto: Republika/Yasin Habibi
Andi Mallarangeng Mengundurkan Diri: Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan terkait pengunduran dirinya sebagai Menpora di kantor kementerian Pemuda dan olahraga di Jakarta, Jumat (7/12).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sosok yang akan mengisi jabatan Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) yang ditinggal Andi Mallarangeng akan segera terjawab.

Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha memastikan pada awal tahun ini pengangkatan itu akan dilakukan. “Dalam awal tahun ini, akan diangkat secara definitif siapa yang menjadi Menpora,” katanya, Selasa (1/1).

Ia mengatakan setelah jabatan itu kosong pada 7 Desember 2012, Presiden SBY mendapatkan banyak pesan yang ‘menawarkan diri’ untuk menempati posisi tersebut. Presiden, lanjutnya, menanggapi positif hal tersebut.

“Memang, sampai saat ini banyak yang mengirimkan pesan menyatakan siap menjadi Menpora. Bapak Presiden menanggapi positif karena semangatnya baik untuk bangsa,” katanya.

Hanya saja, belum ada nama pasti yang bisa diumumkan kepada publik. Termasuk asal Menpora tersebut apakah dari kalangan partai politik atau kalangan profesional.

 

Presiden, lanjutnya, memiliki pertimbangan untuk menentukan sosok yang paling tepat dan pantas untuk posisi Menpora. Sementara itu, ketika ditanya perihal isu reshuffle, Julian menyatakan saat ini sedang ada evaluasi kinerja kementerian/lembaga.

Evaluasi itulah yang nantinya dijadikan landasan perlu atau tidaknya Presiden SBY melakukan reshuffle. “Saat ini, evaluasi kinerja sedang dilakukan. Mengenai isu reshuffle kabinet, Bapak  Presiden akan melihat dan mempertimbangkan hasil evaluasi kinerja kabinet secara keseluruhan.  Bilamana dipandang tidak perlu reshuffle, Presiden tidak akan mereshuffle cabinet,” katanya.

Untuk diketahui, saat ini satu kursi pemerintahan KIB II kosong. Presiden SBY pun sudah meminta UKP4 dan Wantimpres untuk memaparkan evaluasi kinerja kementerian/lembaga. Pemaparan tersebut sudah dilakukan pada akhir pekan lalu. Presiden SBY meminta para menteri untuk menggenjot kinerjanya dalam dua tahun ke depan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement