Jumat 17 Nov 2023 08:32 WIB

Operasi Cipta Kondisi Jelang Pemilu 2024 Digencarkan di Yogyakarta

Kegiatan dilaksanakan secara rutin menyasar tempat-tempat yang rawan.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Yusuf Assidiq
Jajaran kepolisian melaksanakan operasi cipta kondisi (ilustrasi)
Foto: Dokumen
Jajaran kepolisian melaksanakan operasi cipta kondisi (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Polisi terus menggencarkan Operasi Cipta Kondisi menjelang Pemilu 2024 di Kota Yogyakarta. Seperti yang dilakukan oleh jajaran Polsek Rayon 1 Polresta Yogyakarta, Kamis (16/11/23) kemarin.

Panit Binmas Polsek Tegalrejo, Ipda Sutanto mengatakan, gelar Operasi Cipta Kondisi ini diikuti oleh personil gabungan Rayon 1. Mulai dari Polsek Jetis, Polsek Tegalrejo, Polsek Gedongtengen, dan Polsek Ngampilan.

Operasi tersebut menyasar pengguna jalan yang ditemui di wilayah kerja Polsek Rayon 1 Polresta Yogyakarta. Dalam melakukan operasi, katanya, petugas memeriksa barang pengguna jalan yang dicurigai.

"Dengan sasaran (barang yang diperiksa seperti) minuman keras, senjata tajam, narkoba, dan obat-obatan terlarang lainnya," kata Sutanto.

Ia menuturkan Operasi Cipta Kondisi ini dilaksanakan secara rutin di tempat-tempat yang rawan, maupun di titik-titik yang biasa digunakan masyarakat untuk berkumpul atau nongkrong. Hal ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi gangguan kamtibmas, kejahatan jalanan, dan potensi kejahatan lainnya.

Pada operasi tersebut, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran hukum. Meski begitu, petugas tetap memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban.

"Selain itu, kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat, dan agar ikut menjaga keamanan Kota Yogyakarta," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement