Ahad 06 Nov 2022 18:53 WIB

Kuarter Pertama, Prawira Harum Bandung Belum Tampil Optimal

Secara level ketika dihadapkan pada timnya harusnya lebih baik.

Rep: C02/ Red: Muhammad Fakhruddin
Kuarter Pertama, Prawira Harum Bandung Belum Tampil Optimal (ilustrasi).
Foto: ANTARA FOTO/Novrian Arbi
Kuarter Pertama, Prawira Harum Bandung Belum Tampil Optimal (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,SOLO -- Pertandingan kedua di hari ketiga babak penyisihan IBL Indonesia Cup 2022, Minggu (6/11/2022) mempertemukan Prawira Harum Bandung melawan Bumi Borneo Basketball Pontianak. Pertandingan berjalan timpang di kuarter pertama. Karena starter Prawira tidak maksimal. Sebaliknya, Wisnu Saputra menggila di kuarter ini. 

Starter Prawira yang diturunkan head coach David Singleton adalah Abraham Damar Grahita (kapten tim), Yudha Saputera, M. Alan As'adi, Brian Adha Elang Praditya, dan M. Reza Fahdani Guntara. Dari Bumi Borneo, head coach Tondi Raja Syailendra menurunkan Agam Subastian, Calvin Chrissler, Arion Tio, Julius Caesar Wongso, dan A.A. Ngurah Wisnu Budidharma Saputra. 

Baca Juga

Sebagai kapten tim, Wisnu tampil luar biasa. Dia mencetak 12 poin dari total 14 angka Bumi Borneo di kuarter pertama. Wisnu memasukkan 3 tembakan dua angka, dan 2 kali memasukkan three point. Sebaliknya dari Prawira, starter mereka tidak maksimal. Akhirnya Fernando Manansang menyelamatkan muka Prawira. Sehingga kuarter pertama berakhir dengan skor 14-9 untuk keunggulan Bumi Borneo. 

Pelatih Prawira yang akrab disapa Dave tersebut mengatakan bahwa sebenarnya di atas kertas, Prawira seharusnya bisa lebih baik. Karena dari sisi roster, mereka diisi pemain-pemain yang punya catatan statistik bagus. Namun seperti di pertandingan pertama, Prawira kurang greget di awal laga. 

"Pertandingan hari ini adalah pertandingan lain yang kami rasa bisa kami mainkan dengan lebih baik. Ini bukan tentang statistik pada saat itu. Kami memiliki keyakinan bahwa kami mendapat banyak tembakan terbuka lebar pada saat itu. Kami mendapat banyak penampilan bagus di keranjang tetapi kenyataannya seperti, kami tidak bermain dengan standar kami," terangnya.

Dave mengatakan bahwa secara level ketika dihadapkan pada timnya harusnya lebih baik. Menurutnya timnya belum bisa bermain sesuai dengan level yang mereka miliki.

"Kami memiliki banyak pemain bagus, kami tahu nilainya, kami tahu nilai kami dan kami tahu kami bisa melakukan jauh lebih baik. Jadi saya berikan penghargaan untuk Borneo, mereka memainkan permainan yang bagus," pungkasnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement