REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA, – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melakukan inspeksi langsung pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut untuk memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto berjalan sesuai sasaran.
Peninjauan dilakukan di Desa Pamoyanan, Kecamatan Plered, pada Jumat (2/10). Keduanya mengecek langsung kondisi rumah warga yang diusulkan sebagai penerima bantuan, sekaligus berdialog dengan calon penerima manfaat, di antaranya Eti Nurhayati dan Amung.
"Ini Bapak Maruarar Sirait, Menteri Perumahan, dititipkan Bapak Presiden untuk memperbaiki rumah Ibu," kata Mendagri Tito Karnavian dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Verifikasi Ketat untuk Tepat Sasaran
Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa pengecekan lapangan ini krusial untuk memastikan bantuan tidak salah sasaran. Ia menekankan pentingnya verifikasi kondisi rumah dan profil calon penerima.
"Saya tidak mau tidak tepat sasaran. Jangan rumah yang bagus, rumah orang menengah, kaya yang diperbaiki, dan rumahnya masih bagus. Makanya tadi dicek soal profilnya bagaimana," tutur Maruarar.
Berdasarkan hasil verifikasi lapangan Kementerian PKP, rumah milik Eti Nurhayati memenuhi sejumlah kriteria untuk mendapatkan bantuan. Kondisi rumah tersebut antara lain ditandai dengan rangka atap yang rapuh, sebagian dinding yang rusak, serta genteng yang mengalami kerusakan sehingga kerap bocor saat hujan.
Eti sendiri mengaku senang rumah yang ia huni bersama keluarga mendapat perhatian dari pemerintah. Kehadiran dua menteri ini menjadi simbol kehadiran negara dalam upaya menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat.
Saksikan Proses Pemilihan Toko
Setelah meninjau rumah warga, Mendagri bersama Menteri PKP juga menyaksikan proses Pemilihan Toko Terbuka (PTT) untuk program BSPS. Mekanisme ini merupakan bagian dari transparansi pelaksanaan program bedah rumah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Jawa Barat, serta pihak terkait lainnya.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.




