REPUBLIKA.CO.ID, PALU, – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang nakhoda kapal berbendera asing yang mengalami gangguan kesehatan berupa depresi di perairan Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah. Korban bernama Park Jong Ik (63), yang merupakan kapten kapal MV SM Lumina, dievakuasi pada Jumat (2/10) sore.
Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR Kantor SAR Pencarian Pertolongan (Kansar) Palu, Rusmadi, menjelaskan bahwa informasi kejadian diterima dari agen kapal pada pukul 09.17 WITA. Laporan tersebut menyebutkan bahwa kapten kapal yang sedang dalam pelayaran dari China menuju Molawe, Kendari, Sulawesi Tenggara, itu membutuhkan evakuasi medis (medevac) segera.
Menindaklanjuti laporan darurat itu, Basarnas Palu langsung mengarahkan Tim SAR gabungan untuk bergerak menuju titik lokasi kejadian menggunakan KN SAR Bhisma. Waktu tempuh pelayaran untuk mencapai kapal tersebut diperkirakan sekitar 5 jam.
Proses Evakuasi dan Penanganan Medis
Tim SAR gabungan tiba di lokasi pada pukul 15.00 WITA dan segera melaksanakan proses evakuasi medis terhadap korban. Park Jong Ik dipindahkan dari kapal MV SM Lumina ke KN SAR Bhisma. Seluruh proses evakuasi dinyatakan selesai pada pukul 15.56 WITA dengan kondisi korban selamat dan aman.
Selanjutnya, korban langsung dibawa menuju Pelabuhan Lalong di Kabupaten Banggai untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. KN SAR Bhisma merapat di Pelabuhan Lalong Luwuk pada pukul 21.55 WITA. Setibanya di pelabuhan, korban segera dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk.
Rusmadi menyatakan bahwa dengan telah selesainya proses evakuasi dan korban telah ditangani oleh pihak rumah sakit, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 22.15 WITA. Seluruh unsur potensial yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan sejumlah unsur gabungan, yakni Tim Rescue Pos SAR Luwuk, ABK KN SAR Bhisma, Syahbandar Luwuk, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Imigrasi, Pos TNI AL Luwuk, dan Polairud.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.




