Jumat 02 Oct 2026 23:54 WIB

David Singleton Resmi Jadi Pelatih Dewa United, Target Juara IBL Kembali Dikobarkan

Dewa United juara IBL 2025, tetapi gagal mempertahankan gelar pada musim 2026.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
David Singleton (kanan) dan Gustas Maskoliunas saat diperkenalkan kepada media Jumat (2/10/2026) di Dewa United Academy, Tangerang, Banten. David dan Gustas akan menjadi duet pelatih kepala dan asisten pelatih Dewa United Basketball di IBL musim depan.
Foto: REPUBLIKA/Fitriyanto
David Singleton (kanan) dan Gustas Maskoliunas saat diperkenalkan kepada media Jumat (2/10/2026) di Dewa United Academy, Tangerang, Banten. David dan Gustas akan menjadi duet pelatih kepala dan asisten pelatih Dewa United Basketball di IBL musim depan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dewa United memperkenalkan David Singleton sebagai pelatih baru untuk menghadapi musim IBL 2027. Pelatih asal Amerika Serikat tersebut diperkenalkan secara resmi dalam acara yang berlangsung Jumat (2/10/2026) malam di Dewa United Academy Tangerang, Banten.

Singleton datang dengan target membawa Dewa United kembali bersaing memperebutkan gelar juara. Dewa United juara IBL 2025, tetapi gagal mempertahankan gelar pada musim 2026.

Baca Juga

Pelatih yang akrab disapa Coach Dave itu mengaku memiliki alasan kuat memilih Dewa United. Salah satunya adalah rasa hormat terhadap proses pembangunan organisasi Dewa United yang dinilainya memiliki perhatian besar terhadap perkembangan bola basket Indonesia.

"Saya juga menghormati bagaimana mereka membangun organisasi ini untuk bola basket Indonesia. Mereka memberikan investasi yang sangat besar untuk basket," kata Singleton.

Menurut dia, Dewa United tidak hanya berinvestasi pada tim senior, tetapi juga serius mengembangkan pemain muda melalui akademi. Hal tersebut menjadi salah satu faktor yang membuatnya tertarik bergabung.

"Sebagai pelatih basket dan seseorang yang senang mengembangkan pemain, menurut saya ini adalah lingkungan terbaik untuk melakukan hal tersebut," ujar dia.

Target juara bukan beban

Singleton menegaskan target juara bukan sesuatu yang menjadi beban baginya. Selama menangani Prawira, ia mengaku selalu bekerja dengan target memenangkan kompetisi.

"Sejak saya melatih Prawira, targetnya selalu juara atau tidak sama sekali. Itulah kehidupan saya selama hampir lima, bahkan hampir enam tahun terakhir," kata dia.

Meski demikian, Singleton tidak ingin membangun tim dengan cara instan. Ia ingin proses yang dijalankan Dewa United sepanjang musim dapat menghasilkan tim yang kompetitif dan berkelanjutan.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi