Jumat 02 Oct 2026 15:17 WIB

UBSI Jalin Kerja Sama Internasional dengan CRUX Institute Malaysia

Kedua pihak membuka peluang pengembangan program pascasarjana.

Penguatan jejaring internasional menjadi salah satu langkah yang terus dilakukan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif untuk membuka lebih banyak ruang kolaborasi akademik lintas negara.
Foto: Dok UBSI
Penguatan jejaring internasional menjadi salah satu langkah yang terus dilakukan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif untuk membuka lebih banyak ruang kolaborasi akademik lintas negara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Penguatan jejaring internasional menjadi salah satu langkah yang terus dilakukan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif untuk membuka lebih banyak ruang kolaborasi akademik lintas negara. Upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama antara UBSI dan CRUX Institute dalam agenda CRUX Malaysia-Indonesia Postgraduate Academic Forum 2026 di Hotel Manhattan, Jakarta Selatan, pada Selasa (22/9).

CRUX Institute merupakan platform pendidikan yang berbasis di Kuala Lumpur, Malaysia. Institusi tersebut memiliki jejaring dengan sejumlah perguruan tinggi mitra, di antaranya Vision University College, German-Malaysian Institute, City University Malaysia, Universiti Politeknik Malaysia, Merry Riana International College, Universiti Sultan Zainal Abidin, serta Universiti Malaysia Pahang.

Baca Juga

Kerja sama ini menjadi salah satu langkah UBSI dalam memperluas akses kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi di Malaysia. Ruang kerja sama yang dapat dikembangkan mencakup pendidikan pascasarjana, penelitian, publikasi ilmiah, pertukaran akademik, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Rektor UBSI, Prof. Dr. Mochamad Wahyudi, menyampaikan bahwa kerja sama internasional perlu diarahkan pada program yang dapat memberikan manfaat bagi sivitas akademika dan institusi.

"Kerja sama dengan CRUX Institute menjadi langkah penting bagi UBSI dalam memperluas jejaring internasional, khususnya dengan institusi pendidikan tinggi di Malaysia. Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat dilanjutkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi dosen, mahasiswa, maupun institusi," ujar Prof Wahyudi dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta, Kamis (1/10).

Menurutnya, jejaring yang dimiliki CRUX Institute dapat menjadi peluang bagi UBSI untuk mengembangkan kolaborasi akademik dengan lebih banyak institusi di Malaysia. Kerja sama tersebut juga sejalan dengan upaya UBSI memperluas pengalaman akademik sivitas melalui kegiatan lintas negara.

Sementara itu, Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) UBSI, Jimmi, melihat kerja sama tersebut sebagai peluang untuk memperluas jaringan internasional sekaligus mengembangkan program akademik yang lebih beragam.

"Dari perspektif KUI, kerja sama ini menjadi salah satu pintu untuk memperluas jejaring UBSI dengan perguruan tinggi di Malaysia. Dengan adanya CRUX Institute yang menaungi beberapa institusi pendidikan tinggi, peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan menjadi lebih beragam, mulai dari student mobility, faculty exchange, joint research, joint publication, international community service, hingga pengembangan program akademik lainnya," ungkap Jimmi.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi