Jumat 02 Oct 2026 06:42 WIB

Herdman Sebut Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Baru Satu Langkah, Misi Indonesia Belum Selesai

Indonesia akan berhadapan dengan Thailand pada partai final.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Pemain timnas Indonesia melakukan selebrasi seusai mengalahkan Bangladesh dalam pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengalahkan Bangladesh dengan skor 9-2.
Foto: Edwin Putranto/Republika
Pemain timnas Indonesia melakukan selebrasi seusai mengalahkan Bangladesh dalam pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengalahkan Bangladesh dengan skor 9-2.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih timnas Indonesia John Herdman menyebut keberhasilan skuad Garuda melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026 baru merupakan satu langkah menuju target yang lebih besar. Herdman meminta para pemain menikmati kemenangan atas Bangladesh, tetapi segera mengalihkan fokus untuk menghadapi Thailand di partai puncak.

Indonesia memastikan tiket final setelah menghancurkan Bangladesh dengan skor 9-2 dalam pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026). Hasil tersebut membuat skuad Garuda berhak tampil di partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026.

Baca Juga

"Kita telah mengambil satu langkah lagi dan masih ada langkah yang lebih besar dalam dua atau tiga hari ke depan," kata Herdman seusai pertandingan.

Herdman memberikan apresiasi khusus kepada para suporter yang hadir langsung di SUGBK. Menurut dia, dukungan suporter, terutama pada 20 menit terakhir pertandingan, membantu para pemain melewati situasi sulit hingga akhirnya memastikan kemenangan.

"Mereka mendorong kami hingga melewati batas," ujar Herdman.

Pelatih asal Inggris itu menyebut partai melawan Bangladesh terasa spesial karena merupakan final pertama bagi dirinya, Mitchell Baker, serta banyak pemain Indonesia. Karena itu, Herdman meminta skuad Garuda menikmati momen tersebut sebelum kembali bekerja mempersiapkan diri menghadapi final.

"Kami memiliki kesempatan untuk mengejar trofi pertama, menciptakan sejarah, dan terus membuat negara ini bangga," katanya.

Herdman juga menolak menjadikan keputusan wasit sebagai fokus utama setelah pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi, terutama pada menit-menit akhir. Ia memilih memberikan sorotan kepada keberanian dan komitmen para pemain Indonesia.

"Saya hanya ingin membicarakan kami, membicarakan masa depan, yaitu tiga hari ke depan, dan menikmati momen ini. Saya sangat bangga kepada para pemain. Mereka benar-benar memberikan segalanya," kata Herdman.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi