Jumat 02 Oct 2026 03:33 WIB

Superbank Biayai 200 Unit Mobil Listrik untuk Armada GrabCar Plus Electric

PT Super Bank Indonesia Tbk (Superbank) memberikan fasilitas pembiayaan 200 kendaraan listrik untuk armada GrabCar Plus Electric, mendukung ekosistem mobilitas berkelanjutan di Indonesia.

Rep: antara/ Red: antara
Superbank dukung pembiayaan 200 kendaraan listrik GrabCar Electric.
Foto: antara
Superbank dukung pembiayaan 200 kendaraan listrik GrabCar Electric.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – PT Super Bank Indonesia Tbk (Superbank) mengumumkan kesiapannya untuk memberikan fasilitas pembiayaan kendaraan listrik bagi 200 unit yang akan dioperasikan sebagai armada GrabCar Plus Electric. Inisiatif ini merupakan wujud sinergi strategis antara Superbank dan Grab dalam mempercepat pengembangan ekosistem mobilitas berkelanjutan di Indonesia.

Direktur Bisnis Superbank, Sukiwan, menyatakan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan upaya Pemerintah Indonesia untuk mengakselerasi ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air. "Melalui kolaborasi ini kami ingin mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang semakin mudah diakses oleh Mitra Pengemudi," ujar Sukiwan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Pemerintah Indonesia sendiri telah menetapkan target ambisius untuk memiliki 2 juta mobil listrik dan 13 juta kendaraan listrik roda dua pada tahun 2030. Target ini menjadi bagian integral dari agenda transisi energi nasional menuju Net Zero Emissions pada 2060.

Skema Pembiayaan dan Pengelolaan Armada

Pada tahap awal program, fasilitas pembiayaan akan disalurkan kepada Grab. Perusahaan teknologi tersebut akan mengelola kendaraan dan menyediakannya bagi para Mitra Pengemudi melalui skema sewa. Langkah ini dinilai dapat membuka akses yang lebih luas bagi mitra untuk beralih ke kendaraan rendah emisi.

Sukiwan menegaskan bahwa pembiayaan 200 unit ini hanyalah langkah awal. "Pembiayaan 200 kendaraan listrik ini merupakan langkah awal yang kami harapkan dapat terus berkembang seiring dengan pertumbuhan kebutuhan mobilitas listrik di Indonesia," tambahnya. Hal ini membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut seiring meningkatnya permintaan dalam ekosistem Grab.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Mobilitas Hijau

Director of Digital & Sustainability Grab Indonesia, Rivana Mezaya, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat transisi menuju mobilitas rendah emisi. Menurutnya, inisiatif ini tidak hanya memperluas armada kendaraan listrik, tetapi juga membangun fondasi ekosistem mobilitas hijau yang lebih inklusif.

"Melalui kolaborasi tersebut, perusahaan tidak hanya memperluas armada kendaraan listrik, tetapi juga membangun fondasi ekosistem mobilitas hijau yang lebih inklusif dan dapat diakses oleh lebih banyak Mitra Pengemudi kami," kata Rivana.

Skema pembiayaan ini menjadi bukti nyata bahwa transisi menuju kendaraan listrik dapat berjalan beriringan dengan perluasan akses bagi para mitra pengemudi. Rivana berharap inisiatif ini dapat menjadi model kolaborasi ekosistem yang mendorong mobilitas rendah emisi di Indonesia, sekaligus menghadirkan pilihan transportasi yang lebih ramah lingkungan bagi masyarakat luas.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Berita Lainnya

Rekomendasi