REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto diteriaki "Huuuuu.." usai tak merespons permintaan tanya-jawab wartawan setelah ia rampung menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri di Kompleks Parlemen pada Kamis (1/10/2026). Momen itu terjadi tak lama setelah Suyudi menyampaikan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak usai ditetapkan sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam Rapat Paripurna DPR.
“Hari ini, saya ingin mengucapkan terima kasih, kepada Bapak Presiden RI dan juga kepada pimpinan DPR, Ketua Komisi III DPR, yang Alhamdulillah pada pagi hari ini, kami telah melaksanakan fit and proper test di Komisi III DPR RI dan telah diterima secara aklamasi untuk menjadi Kapolri,” kata dia saat jumpa pers di Gedung DPR, Jakarta, Kamis.
Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat dan insan Bhayangkara di seluruh Indonesia.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya kepada seluruh insan Bhayangkara di mana pun berada atas dukungannya selama ini. Semoga kita semua dapat bergandengan tangan dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Suyudi pun menyatakan komitmennya untuk bersinergi dengan pers guna menyampaikan informasi jernih kepada masyarakat. “Sekali lagi, kami mohon dukungan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Semoga apa yang menjadi amanah nantinya, dapat kami laksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata dia menutup jumpa pers.
Para wartawan langsung berupaya memberondong Suyudi dengan pertanyaan setelah jenderal polisi bintang tiga itu mengakhiri jumpa pers. Namun, ia hanya merespons dengan gestur salam dan senyum sebelum digiring oleh para ajudannya meninggalkan lokasi jumpa pers.
"Huuuuuu...huuuuuu...huuuuuu..." sorakan itupun menggema mengiringi Suyudi dan rombongan berjalan membelakangi kerumunan wartawan.
View this post on Instagram




