Kamis 01 Oct 2026 13:00 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Generasi 2045 Harus Kuat Fisik, Spiritual, dan Intelektual

Sektor pendidikan dinilai strategis dalam membentuk kebiasaan sehat murid.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti.
Foto: Dok Kemendikdasmen
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mendorong penguatan kesehatan fisik dan mental peserta didik sebagai bagian penting dalam membangun Indonesia Emas 2045. Dorongan tersebut disampaikannya secara lugas dalam acara peluncuran Indonesian Center for Health evidence-Informed Policy (I-CHIP).   

Baginya, upaya tersebut perlu dilakukan secara bersama-sama melalui penguatan ekosistem pendidikan yang melibatkan orang tua, satuan pendidikan, masyarakat, perguruan tinggi, media, serta kementerian dan lembaga terkait.   

Baca Juga

 

Menteri Abdul Mu’ti menilai bahwa kesehatan tidak hanya mencakup aspek fisik semata, tetapi juga kesehatan mental dan spiritual yang perlu mendapat perhatian secara seimbang. Hal tersebut menjadi semakin krusial di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.   

 

“Ada dua hal yang utama dan sangat terkait dengan pendidikan. Pertama yaitu kesehatan secara fisik dan kedua adalah kesehatan mental atau kesehatan rohani. Dua hal ini sangat kita perlukan, baik untuk masa sekarang maupun masa yang akan datang,” ungkap Abdul Mu’ti di Tangerang Selatan, Selasa (15/9/2026).   

Melalui 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH), Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong sekolah agar tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan akademik. Sekolah juga diharapkan menjadi ruang bagi peserta didik dalam membangun kebiasaan hidup sehat, karakter, kemampuan sosial, serta keseimbangan mental dan spiritual.   

 

 

 

Berita Lainnya

Rekomendasi