REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Tim Seratim Bag dari Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang terkenal sebagai Kampus Digital Bisnis menyelesaikan Penilaian Kemajuan Pelaksanaan (PKP2) Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) pada Selasa (15/9/2026). Dalam evaluasi tersebut, tim memaparkan Progres pengembangan produk, capaian kerja, hingga strategi keberlanjutan bisnis.
Pengembangan Seratim Bag menjadi langkah inovatif untuk melatih mahasiswa dalam mengintegrasikan kreativitas, strategi bisnis, dan pemasaran ke dalam produk yang bernilai guna. Tahapan PKP2 ini menjadi pijakan penting untuk mengukur kesiapan tim sebelum melangkah ke ajang nasional.
Kepala NEX.AI UNM, Dr. Ali Khumaidi menyampaikan bahwa evaluasi ini memberikan gambaran jelas mengenai aspek yang perlu ditingkatkan oleh tim.
“Bagi kami, PKP2 menjadi momentum untuk melihat kembali sejauh mana perkembangan program yang sudah kami jalankan. Masukan dalam PKP2 menjadi bahan penting bagi kami untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan agar semakin matang menuju PIMNAS 2026,” kata Dr. Ali dalam rilis yang diterima, pada Kamis (1/10/2026).
Sementara itu, Dosen Pendamping, Johan Hendri Prasetyo, turut memberikan apresiasi atas konsistensi dan kerja keras mahasiswa dalam mengelola kegiatan.
“Melalui penyempurnaan produk dan penguatan bukti capaian program pasca-PKP2, Universitas Nusa Mandiri optimistis mendampingi Tim Seratim Bag melangkah menuju Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2026,” ujarnya.




