Kamis 01 Oct 2026 03:45 WIB

Pemkab Jayawijaya Perkuat UMKM Berbasis Adat, Siap Tampil di Pameran Nasional Makassar

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, memperkuat sektor UMKM berbasis adat dengan melibatkan masyarakat asli Papua sebagai pelaku utama dan menyiapkan produk unggulan untuk pameran Dekranasda di Makassar pada Juli 2026.

Rep: antara/ Red: antara
Pemkab perkuat sektor UMKM berbasis adat di Jayawijaya.
Foto: antara
Pemkab perkuat sektor UMKM berbasis adat di Jayawijaya.

REPUBLIKA.CO.ID, WAMENA, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat terus memperkuat sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berbasis adat di wilayah tersebut. Langkah ini dilakukan dengan menjadikan masyarakat adat sebagai pelaku utama dalam pengembangan program peningkatan UMKM.

Kepala Disbudpar Kabupaten Jayawijaya, Engelbert ChW Sorabut, di Wamena, Rabu, mengatakan bahwa pihaknya memiliki kelompok binaan pelaku UMKM yang rata-rata adalah masyarakat adat atau orang asli Papua (OAP). Mereka memproduksi berbagai ornamen budaya yang kemudian dibantu pemasarannya oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) setempat.

“Kami memiliki binaan pelaku UMKM yang rata-rata adalah masyarakat adat atau orang asli Papua (OAP) di Jayawijaya yang memproduksi berbagai ornamen budaya, kemudian Dekranasda membantu memasarkan produk-produk budaya tersebut,” ujar Engelbert.

Produk Unggulan UMKM Adat Jayawijaya

Produk-produk yang dihasilkan oleh binaan UMKM ini sangat beragam dan kaya akan nilai budaya lokal. Di antaranya adalah anyaman noken yang dibuat dari bahan asli, berbagai ukir-ukiran khas Papua, serta olahan kopi lokal. Engelbert berharap agar kelompok binaan ini dapat terus maju dan berkembang dengan dukungan nyata dari Dekranasda Kabupaten Jayawijaya.

Sebagai bagian dari upaya pengembangan dan promosi, kelompok binaan UMKM ini dijadwalkan akan mengikuti pameran budaya berskala nasional. Pameran tersebut akan dilaksanakan di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Juli 2026. Engelbert optimistis keikutsertaan dalam ajang ini akan membuahkan hasil yang baik bagi para pelaku UMKM.

“Kami yakin pameran budaya yang akan diikuti oleh binaan UMKM ini akan memperoleh hasil yang baik pada kegiatan Dekranasda tingkat nasional di Makassar,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Jayawijaya, dr. Idawati Waromi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai produk budaya unggulan untuk dipamerkan. Produk-produk tersebut merupakan hasil kerajinan tangan yang dibuat dengan menggunakan bahan-bahan alami.

“Kami akan membawa produk-produk alami yang dibuat dengan tangan, menggunakan bahan-bahan alami untuk memberikan kesan natural pada kegiatan Dekranasda di Makassar,” ujar Idawati.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Berita Terkait
Berita Lainnya

Rekomendasi