Kamis 01 Oct 2026 02:30 WIB

Legislator PDIP Tinjau Langsung Pengerjaan Saluran Air di Jelambar Baru Cegah Banjir

Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth meninjau pengerjaan saluran air di Jelambar Baru, Jakarta Barat, untuk memperlancar aliran dan mencegah genangan air.

Rep: antara/ Red: antara
Legislator tinjau pengerjaan saluran air di Jelambar Baru Jakbar.
Foto: antara
Legislator tinjau pengerjaan saluran air di Jelambar Baru Jakbar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, turun langsung meninjau perkembangan pengerjaan saluran air di wilayah RT 02/RW 06, Kelurahan Jelambar Baru, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Rabu. Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya mencegah terjadinya genangan air di lingkungan warga.

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka Reses (Serap Aspirasi Masyarakat) ke-II Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026. Kenneth menegaskan bahwa pengerjaan saluran air ini adalah wujud nyata pengawalan aspirasi warga.

“Pengerjaan saluran air tersebut merupakan salah satu upaya untuk memperlancar aliran air sekaligus membantu mengurangi potensi genangan di lingkungan warga,” kata Hardiyanto Kenneth di Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa reses tidak hanya menjadi momentum untuk menyerap aspirasi, tetapi juga memastikan aspirasi yang disampaikan warga dapat dikawal hingga diwujudkan menjadi pembangunan yang nyata dan bermanfaat.

Imbauan Kehati-hatian dalam Pengerjaan

Kenneth mengingatkan pihak pelaksana agar proses pengerjaan dilakukan secara hati-hati. Ia meminta pekerja memperhatikan pondasi dan struktur rumah warga agar tidak mengalami kerusakan selama pembongkaran.

Selain itu, aliran air bersih yang digunakan warga juga harus dipastikan tetap aman dan tidak terganggu selama proses pengerjaan berlangsung. Koordinasi antara pelaksana pekerjaan, pemerintah daerah, dan warga dinilai krusial agar pembangunan tidak menimbulkan persoalan baru.

"Kami ingin memberikan manfaat, terutama dalam mengurangi genangan ketika hujan. Karena itu, pengerjaan harus dilakukan dengan baik, sesuai perencanaan dan memperhatikan kualitas agar bisa digunakan dalam jangka panjang," tegasnya.

Partisipasi Warga dalam Menjaga Infrastruktur

Kenneth juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga infrastruktur yang telah dibangun. Ia berharap warga tidak membuang sampah ke dalam saluran karena dapat menghambat aliran air dan mengurangi fungsi drainase.

“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana setelah selesai nanti masyarakat ikut menjaga. Jangan sampai saluran yang sudah dibangun dengan anggaran pemerintah kemudian kembali tersumbat karena sampah atau digunakan tidak sesuai fungsinya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa fasilitas tersebut merupakan milik bersama sehingga tanggung jawab menjaganya juga menjadi tanggung jawab bersama. Kenneth berharap warga dapat memberikan dukungan dan bersabar apabila terdapat gangguan sementara selama proses pembangunan.

"Kalau semua ikut menjaga, manfaatnya tentu akan kembali kepada masyarakat sendiri," kata Kenneth.

Dirinya berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. Ia juga mengajak warga untuk ikut mengawasi dan memberikan masukan agar hasil pembangunan sesuai dengan kebutuhan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Berita Terkait
Berita Lainnya

Rekomendasi