Selasa 29 Sep 2026 12:23 WIB

Menkes Budi Akui Kasus Influenza Melonjak di Indonesia

Pada surveilans di puskesmas, aktivitas influenza telah berada pada kategori sedang.

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Erik Purnama Putra
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.
Foto: BPMI Setpres
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat adanya peningkatan aktivitas influenza di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. Tapi, Kemenkes menyatakan situasi belum mengkhawatirkan. Kemenkes merujuk hasil surveilans hingga pekan ke-38 tahun 2026.

Dari data itu kondisi peningkatan influenza tersebut masih berada dalam rentang medium. "Memang ada kenaikan kasus influenza, khususnya di Indonesia dan Asia Tenggara. Tetapi berdasarkan data surveilans yang kita miliki, kondisinya masih dalam rentang medium," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers di Jakarta pada Selasa (29/9/2026).

Baca Juga

Di Indonesia, hasil surveilans sentinel menunjukkan positivity rate influenza sebesar 56 persen pada pekan ke-38. Pada surveilans di puskesmas, aktivitas influenza telah berada pada kategori sedang (medium). Sedangkan pada surveilans rumah sakit masih berada pada kategori rendah (low).

Menurut Budi, peningkatan kasus influenza perlu direspons dengan penguatan surveilans dan kesiapsiagaan. "Karena itu, yang kita lakukan adalah meningkatkan surveilans dan kesiapsiagaan agar perkembangan kasus dapat terus dipantau," ucapnya.

Dari data Kemenkes, peningkatan aktivitas influenza pada periode Agustus-September 2026, juga masih sesuai dengan pola musiman yang selama ini terlihat di Indonesia. Pada pekan ke-38 tahun 2026, dari 265 spesimen yang diperiksa melalui surveilans sentinel, sebanyak 148 spesimen positif influenza. Virus yang dominan adalah Influenza A (H1N1pdm09).

 

Berita Lainnya

Rekomendasi