Senin 28 Sep 2026 14:26 WIB

Mustika Ratu Hadir untuk Penyintas Gempa Manggarai, Salurkan Bantuan Kebutuhan Dasar

Pemulihan pascabencana bukan hanya mengenai pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) bersama Yayasan Puteri Indonesia (YPI) hadir di tengah masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, untuk mendukung proses pemulihan masyarakat dan keberlangsungan pendidikan anak-anak.
Foto: Dok Istimewa
PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) bersama Yayasan Puteri Indonesia (YPI) hadir di tengah masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, untuk mendukung proses pemulihan masyarakat dan keberlangsungan pendidikan anak-anak.

REPUBLIKA.CO.ID,MANGGARAI -- PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) bersama Yayasan Puteri Indonesia (YPI) hadir di tengah masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, untuk mendukung proses pemulihan masyarakat dan keberlangsungan pendidikan anak-anak. Kegiatan yang berlangsung pada 22–24 September 2026 dengan menyalurkan bantuan kebutuhan dasar kepada para penyintas sekaligus memberikan dukungan pendidikan bagi anak-anak yang kegiatan belajarnya terdampak bencana.

Bagi Mustika Ratu, pemulihan pascabencana bukan hanya mengenai pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga tentang memastikan masyarakat, khususnya anak-anak, tetap memiliki dukungan untuk melanjutkan kehidupan dan pendidikan mereka. Karena itu, kegiatan ini dirancang untuk menjangkau dua kebutuhan penting sekaligus: membantu pemenuhan kebutuhan dasar penyintas dan menjaga keberlanjutan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak.

Bantuan kemanusiaan disalurkan secara langsung ke sejumlah titik pengungsian di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Yaitu, Dapur Umum Batok, Dusun Batok, Desa Salama; Dusun Dosi, Desa Salama; serta Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok.

Bantuan meliputi sembako, selimut, makanan siap saji, roti, air mineral, serta berbagai kebutuhan anak-anak dan perempuan. Mustika Ratu juga membawa produk personal care dan kebersihan, seperti Sabun Pepaya, Minyak Zaitun, dan Shampo Bayam, untuk mendukung kebutuhan kebersihan dan kesehtan para penyintas selama berada di lokasi pengungsian.

Berdasarkan data BNPB yang disampaikan pada 15 September 2026, bencana gempa di wilayah Flores, NTT, tercatat telah menyebabkan 142 orang meninggal dunia dan 1.603 orang mengalami luka-luka, sementara 46.461 jiwa masih berada di lokasi pengungsian. Meskipun jumlah pengungsi telah mengalami penurunan dibandingkan fase awal bencana, kebutuhan masyarakat untuk menjalani proses pemulihan masih terus berlangsung.

Mustika Ratu Peduli Pendidikan

Mustika Ratu memberikan perhatian khusus terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak yang terdampak bencana. Bersama Puteri Indonesia Pariwisata 2026, Karina Moudy, Mustika Ratu mengunjungi sekolah MIS Amanah Ruteng dan memberikan bantuan alat tulis serta obat-obatan untuk mendukung kebutuhan para siswa, kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi SDN Reo 1 Manggarai, sekolah yang turut terdampak akibat bencana.

Kondisi pascabencana menyebabkan kegiatan belajar mengajar belum dapat berlangsung secara normal. Para siswa harus mengikuti proses pembelajaran di dalam tenda dan menjalankan kegiatan pendidikan melalui sekolah darurat.

Dukungan terhadap anak-anak diharapkan dapat membantu mereka tetap memiliki ruang untuk belajar, beraktivitas, dan mempertahankan semangat untuk meraih cita-cita meskipun berada dalam situasi yang penuh keterbatasan.

Presiden Direktur PT Mustika Ratu Tbk, Egidius Situmorang, mengatakan bahwa kehadiran perusahaan di Manggarai merupakan wujud komitmen Mustika Ratu untuk tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga hadir dan mendukung masyarakat dalam proses pemulihan.

“Melalui kegiatan ini, Mustika Ratu ingin hadir bersama para penyintas, mendukung kebutuhan mereka, sekaligus memberikan semangat agar masyarakat Manggarai dapat terus melangkah dalam proses pemulihan,” ujar Egidius Situmorang.

Ia menambahkan bahwa semangat kebersamaan menjadi bagian penting dalam menghadapi situasi pascabencana. Kolaborasi antara dunia usaha, masyarakat, organisasi sosial, dan berbagai elemen lainnya diharapkan dapat memperluas dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Sementara itu, Direktur PT Mustika Ratu Tbk, Kusuma Ida Anjani, menekankan bahwa kepedulian Mustika Ratu tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan material, tetapi juga pada upaya menghadirkan dukungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Bagi Mustika Ratu, berbagi bukan hanya tentang memberikan, tetapi tentang hadir dan peduli. Kami melihat kebutuhan para penyintas sekaligus kondisi anak-anak yang harus tetap belajar di tengah situasi darurat. Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan manfaat, terutama semangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan bagi masyarakat untuk terus bangkit,” tutur Kusuma Ida Anjani.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi