Selasa 22 Sep 2026 14:18 WIB

Aktivis Talk Hadirkan Rocky Gerung dan Salsabila Syaira di PKKMB UMJ 2026

Rocky Gerung ajak mahasiswa baru melihat kampus sebagai ruang mengembangkan diri.

Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) 2026 pada hari Senin, (21/09/2026) yang berlokasi diselenggarakan di Gedung Cendekia K.H. Ahmad Azhar Basyir menghadirkan sesi “Aktivis Talk” pada hari pertama dengan menghadirkan Rocky Gerung.
Foto: dok UMJ
Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) 2026 pada hari Senin, (21/09/2026) yang berlokasi diselenggarakan di Gedung Cendekia K.H. Ahmad Azhar Basyir menghadirkan sesi “Aktivis Talk” pada hari pertama dengan menghadirkan Rocky Gerung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) 2026 pada hari Senin, (21/09/2026) yang berlokasi diselenggarakan di Gedung Cendekia K.H. Ahmad Azhar Basyir menghadirkan sesi “Aktivis Talk” pada hari pertama dengan menghadirkan Rocky Gerung dan Salsabila Syaira. Keduanya memberikan materi dan berinteraksi langsung dengan mahasiswa baru, mulai dari membangun semangat kebangsaan hingga mendorong mahasiswa untuk mengembangkan pola pikir kritis di tengah perkembangan teknologi.

Salsabila Syaira mengawali sesi dengan menyampaikan orasi kebangsaan di hadapan mahasiswa baru UMJ. Ia mengajak mahasiswa untuk membangun semangat sebagai generasi muda serta memahami peran mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Penyampaian tersebut menjadi bagian dari upaya membangun motivasi mahasiswa baru dalam memasuki lingkungan perguruan tinggi.

Baca Juga

Sementara itu, Rocky Gerung mengajak mahasiswa baru melihat kehidupan kampus sebagai ruang untuk mengembangkan cara berpikir. Ia menyoroti pentingnya mahasiswa memiliki kemampuan untuk mengolah informasi, mempertanyakan suatu persoalan, serta menyampaikan gagasan berdasarkan pemikiran dan argumentasi.

Salah satu pembahasan yang mendapat perhatian dalam sesi tersebut adalah perkembangan Artificial Intelligence (AI). Rocky mengingatkan bahwa kemudahan teknologi dalam menghasilkan informasi maupun tulisan perlu diimbangi dengan kemampuan mahasiswa untuk tetap berpikir dan mengembangkan gagasan secara mandiri. Menurutnya, teknologi dapat digunakan sebagai alat bantu, tetapi proses berpikir tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan akademik.

Pembahasan mengenai pola pikir mahasiswa juga berlangsung melalui sesi interaksi dengan peserta. Mahasiswa baru diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi secara langsung dengan Rocky. Interaksi tersebut mendorong peserta untuk tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga berani mengemukakan pertanyaan dan gagasan.

Di sisi lain, Salsabila turut membangun suasana interaktif dengan mahasiswa baru melalui pesan-pesan yang disampaikannya mengenai semangat kebangsaan dan peran generasi muda. Kehadiran kedua pembicara memberikan perspektif yang berbeda dalam sesi “Aktivis Talk”, dengan Salsabila menekankan semangat kebangsaan, sementara Rocky mengangkat pentingnya cara berpikir mahasiswa dalam menghadapi perkembangan zaman dan teknologi.

Menjelang akhir sesi, Salsabila memberikan dua buku kepada mahasiswa baru. Buku tersebut diberikan kepada mahasiswa yang mengajukan pertanyaan serta mahasiswa yang mendapatkan pertanyaan dari Rocky Gerung. Pemberian buku tersebut menjadi bagian dari apresiasi terhadap mahasiswa yang aktif berinteraksi selama sesi berlangsung.

Berita Lainnya

Rekomendasi