REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto memberikan pesan kepada mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) agar tidak minder dengan tempat kelahiran maupun latar belakang keluarga. Pesan tersebut disampaikan dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UMJ 2026 pada hari Senin, (21/09/2026).
Dalam sambutannya, Yandri mengingatkan mahasiswa untuk tidak menyesali tempat mereka dilahirkan, termasuk bagi mereka yang berasal dari daerah terpencil. Menurutnya, kondisi tempat lahir bukan menjadi batas bagi seseorang untuk memiliki cita-cita dan meraih kesuksesan.
Yandri juga berpesan agar mahasiswa tidak merasa rendah diri karena pekerjaan orang tua. Apa pun profesi yang dijalankan orang tua, menurutnya, mahasiswa tetap memiliki kesempatan untuk berkembang dan menentukan masa depannya melalui pendidikan serta usaha yang dilakukan.
Pesan tersebut disampaikan Yandri dengan menceritakan pengalaman hidupnya yang berasal dari lingkungan pedesaan. Ia menyebut latar belakang keluarga dan kondisi tempat tinggal bukan alasan untuk berhenti memiliki cita-cita. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan yang membawanya hingga dapat mengemban amanah sebagai Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.
“Jangan pernah menyesal dilahirkan di mana pun. Jangan minder dengan pekerjaan orang tua. Hak untuk sukses itu sama,” pesan Yandri kepada mahasiswa baru UMJ.
Ia kemudian mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan masa perkuliahan sebagai kesempatan mengembangkan kemampuan dan memperluas pengalaman. Selain mengikuti kegiatan akademik, mahasiswa juga diharapkan aktif dalam organisasi maupun berbagai kegiatan kampus untuk membangun kemampuan dan jejaring.
Yandri menilai mahasiswa memiliki peran dalam melihat dan mengembangkan berbagai potensi yang ada di masyarakat, termasuk potensi di wilayah perdesaan. Menurutnya, desa memiliki berbagai sumber daya yang dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi maupun kegiatan produktif.
Pesan tersebut menjadi bagian dari pembekalan bagi mahasiswa baru UMJ dalam memasuki lingkungan perguruan tinggi. Melalui pendidikan dan pengalaman selama berada di kampus, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan potensi diri tanpa menjadikan tempat lahir maupun latar belakang keluarga sebagai batas dalam menentukan cita-cita.




