Kamis 17 Sep 2026 11:02 WIB

Debut di Asian Games, Yoga Ardika Putra Buka Asa Medali Pertama Teqball Indonesia

Yoga meraih dua kemenangan dalam pertandingan perdananya.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Foto: wiki
Asian Games Aichi-Nagoya 2026

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perjuangan Teqball Indonesia untuk mengukir sejarah dengan meraih medali pertama di Asian Games dimulai di Nagoya City Higashi Sports Center, Jepang, Kamis (17/9/2026).

Pada pertandingan penyisihan Grup B nomor Men's Single Teqball, Indonesia yang diwakili Yoga Ardika Putra mengawali debutnya di Asian Games dengan hasil positif. Yoga meraih dua kemenangan dalam pertandingan perdananya.

Yoga terlebih dahulu menundukkan wakil Vietnam, Truong Giang Ba, melalui pertandingan tiga set. Atlet Indonesia itu menang dengan skor 7-12, 12-11, 12-8.

Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) jurusan Manajemen Olahraga tersebut kemudian melanjutkan momentum positif dengan mengalahkan wakil Laos, Alisa, dalam dua set langsung, 12-5, 12-6.

Dua kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Yoga untuk melanjutkan perjuangannya di fase grup. Hasil itu sekaligus menjaga asa Teqball Indonesia mencetak sejarah dengan mempersembahkan medali Asian Games pertama.

Meski mengawali kompetisi dengan dua kemenangan, Yoga mengakui pertandingan pertamanya di Asian Games tidak berjalan mudah. Sebagai debutan di multievent terbesar Asia, atlet berusia 21 tahun itu sempat merasakan ketegangan pada awal pertandingan.

Menurut Yoga, kunci untuk mengatasi tekanan adalah tetap fokus pada kemampuan sendiri. Ia berusaha tidak terpengaruh oleh permainan maupun situasi yang terjadi di sekitarnya.

“Cukup fokus dengan kemampuan yang kita punya dan percaya diri. Kualitas fokusnya tidak boleh kebawa dengan permainan lain. Kita tetap fokus pada tujuan. Kita sudah latihan capek-capek sebelumnya. Tidak boleh kalah dengan hal-hal tegang seperti ini, jadi harus dialihkan fokusnya,” ujar Yoga.

Yoga juga mengingat kembali proses panjang yang telah dijalani bersama tim sebelum tampil di Asian Games. Menurut dia, rasa tegang tidak boleh mengalahkan hasil latihan dan persiapan yang telah dilakukan.

Perjuangan Yoga masih berlanjut. Setelah mengantongi dua kemenangan, ia masih harus menjalani tiga pertandingan berikutnya di Grup B.

Indonesia selanjutnya akan menghadapi wakil Korea Selatan, Jepang, dan Filipina. Yoga menilai ketiga lawan tersebut memiliki kualitas permainan yang baik.

“Kita tahu Korea selanjutnya, Jepang dan Filipina punya permainan yang cukup bagus. Kita pernah menghadapi Filipina sebelumnya, mereka punya permainan yang bagus. Tetap fokus sama permainan sendiri,” kata Yoga.

Yoga berharap dukungan masyarakat Indonesia terus mengalir kepada tim Teqball Indonesia yang tengah berjuang di Asian Games 2026.

“Mohon dukungan dan doanya untuk kami, Tim Teqball Indonesia bisa memainkan permainan yang terbaik dan Insya Allah hasilnya juga baik. Semoga bisa menyumbangkan medali pertama teqball buat Indonesia di Asian Games,” tutur Yoga. 

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi