Rabu 16 Sep 2026 18:34 WIB

LRT Jakarta Dibantu Danantara, Pramono: Obligasi Daerah Tetap Dibutuhkan

Menurut Pramono, Prabowo akan melakukan groundbreaking MRT Jakarta lintas timur-barat

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Erik Purnama Putra
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memberikan sambutan saat peresmian LRT Jakarta jalur Kelapa Gading–Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2026).
Foto: Republika/Prayogi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memberikan sambutan saat peresmian LRT Jakarta jalur Kelapa Gading–Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk mendukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengembangkan jalur LRT Jakarta. Dukungan pemerintah pusat itu akan dilakukan melalui Danantara.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menilai, adanya dukungan pemerintah pusat tersebut tidak berarti pihaknya batal menerbitkan obligasi daerah. Menurut dia, obligasi daerah tetap diperlukan sebagai alternatif pendanaan pembangunan, termasuk dalam mengembangkan jalur LRT Jakarta.

Baca Juga

"Jadi saya sebagai gubernur, sebagai pemimpin Jakarta tentunya harus punya berbagai alternatif pembiayaan untuk penyelesaian LRT di Jakarta ini," kata Pramono di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2026).

Dia mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta bakal melanjutkan pembangunan LRT Jakarta dari Manggarai ke Dukuh Atas pada 2027. Diperkirakan, anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan jalur sepanjang 2 kilometer tersebut mencapai Rp 2,7 triliun. 

Berita Lainnya

Rekomendasi