Rabu 16 Sep 2026 14:57 WIB

Anggota Konfederasi Sepak Bola Oseania tak Berpaling dari Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA

Dari 11 anggota OFC, hanya Selandia Baru yang memiih jalan berbeda.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Presiden FIFA Gianni Infantino
Foto: EPA-EFE/HOW HWEE YOUNG
Presiden FIFA Gianni Infantino

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Konfederasi Sepak Bola Oseania (OFC) tetap berada di belakang Presiden FIFA Gianni Infantino menjelang pemilihan Presiden FIFA 2027. Sikap tersebut menambah satu lagi blok konfederasi yang mempertahankan posisi Infantino di tengah tekanan dari sejumlah federasi sepak bola dunia.

Posisi OFC disampaikan setelah rapat komite eksekutif di Fiji pada bulan lalu. Dalam pernyataannya, OFC mengapresiasi perkembangan sepak bola di kawasan Oseania selama satu dekade terakhir di bawah kepemimpinan Infantino di FIFA.

Baca Juga

"Komite eksekutif OFC menyambut baik keputusan FIFA untuk menarik kembali proposal FFE (Fifa Forward Enterprise) serta komitmennya untuk meninjau berbagai masalah terkait proyek tersebut," demikian pernyataan OFC, dikutip dari Guardian.

OFC juga menilai peninjauan terhadap Fifa Forward Enterprise dapat menjadi kesempatan bagi FIFA untuk memperbaiki hal-hal yang diperlukan. Sikap tersebut menunjukkan bahwa keputusan FIFA membatalkan rencana FFE tidak membuat konfederasi Oseania mengambil posisi berseberangan dengan Infantino.

OFC merupakan konfederasi terkecil di FIFA dengan 11 anggota penuh. Namun, 11 suara tersebut dapat memiliki arti penting dalam pemilihan presiden FIFA mendatang karena Infantino menghadapi tantangan kepemimpinan untuk pertama kalinya dalam satu dekade.

Sikap OFC juga menambah panjang daftar konfederasi yang masih berada di belakang Infantino. Sebelumnya, Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) dan Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) telah memperlihatkan sikap serupa. Di kawasan lain, sejumlah anggota UEFA, Concacaf, dan AFC juga tetap menyatakan dukungan kepada Infantino meski terdapat sikap kritis dari konfederasi mereka.

Hanya Selandia Baru, anggota terbesar OFC sekaligus satu-satunya negara dari kawasan tersebut yang lolos ke Piala Dunia 2026, yang memilih menarik dukungannya terhadap Infantino.

Meski Selandia Baru mengambil jalur berbeda, posisi resmi OFC tetap memperlihatkan bahwa mayoritas konfederasi Oseania berada pada garis yang sejalan dengan FIFA. Hal ini menjadi penting karena negara-negara anggota berukuran kecil kerap memiliki peran signifikan dalam konfigurasi suara pada Kongres FIFA.

Anggota Konfederasi Sepak Bola Oseania:

Kaledonia Baru

Kepulauan Cook

Kepulauan Solomon

Selandia Baru

Samoa

Samoa Amerika

Tahiti

Tonga

Papua Nugini

Vanuatu

Berita Lainnya

Rekomendasi