REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan partainya akan mengambil langkah terhadap kadernya, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, yang turut diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Partai pasti akan mengambil langkah terhadap kadernya. Kami menunggu sampai jelas duduk persoalannya,” kata Sarmuji kepada wartawan, Selasa (15/9/2026).
Sarmuji mengatakan, Golkar masih menunggu kejelasan mengenai perkara yang membuat Fahd diamankan dalam OTT KPK. Karena itu, partai belum menentukan langkah lebih lanjut terhadap kadernya tersebut. “Kita menghormati proses hukum. Silakan aparat mengungkapkan kebenaran melalui proses hukum,” ujarnya.
Sebelumnya, Sebelumnya, KPK menjelaskan alasan mengamankan Ketua DPP Partai Golkar Fahd Arafiq dalam OTT di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan Fahd diamankan karena keterangannya dibutuhkan untuk memberikan penjelasan awal dalam proses penyelidikan.
“Ya, artinya pihak-pihak yang diamankan tersebut keterangannya dibutuhkan untuk memberikan penjelasan awal dalam tahapan kegiatan penyelidikan ini,” kata Budi.
Menurut Budi, keterangan Fahd dapat membantu KPK menyusun kronologi dugaan tindak pidana korupsi yang sedang diselidiki.
Lihat postingan ini di Instagram




