REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim bulu tangkis Indonesia menjalani latih tanding dengan klub NTT East Badminton Club Jepang dalam persiapan menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Sparing ini berlangsung pada hari kedua pemusatan latihan di Tokyo.
Pelatih ganda putra Indonesia Antonius Budi Ariantho menilai latih tanding menghadapi klub Jepang memberikan manfaat positif bagi para pemain. Menurut dia, variasi lawan dibutuhkan agar pemain tidak hanya terbiasa menghadapi rekan setim dalam sesi latihan.
"Dengan sparing bersama klub dari Jepang saya rasa sangat positif karena kami bisa mendapat variasi pola main dari lawan yang berbeda. Kalau dengan tim sendiri kan sudah sehari-hari ya," kata Antonius, Selasa (15/9/2026).
Antonius berharap pengalaman menghadapi pola permainan berbeda tersebut dapat menjadi bekal bagi para pemain ketika bertanding di Asian Games.
"Manfaatnya nanti bisa dirasakan saat pertandingan, sudah lebih banyak dan siap dengan pola yang berbeda-beda," lanjutnya.
Ia juga memastikan lima pemain ganda putra Indonesia yang dibawa ke Asian Games telah mendapatkan persiapan matang. Sejak masih berada di Indonesia, kelima pemain tersebut telah dibiasakan bermain dengan pasangan yang berbeda-beda.
Suasana berbeda
Sementara itu, pasangan ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga menikmati kesempatan berlatih tanding dengan para pemain Jepang. Bagi mereka, sesi tersebut menghadirkan suasana berbeda dalam persiapan menuju Asian Games.
"Seru tadi bisa latih tanding dengan ganda-ganda Jepang. Biasanya jadi lawan tapi hari ini bisa latihan bersama. Positif sekali hawanya dan ada suasana baru," kata Rachel.
Febi menilai permainan ganda putri Jepang yang dikenal ulet dan memiliki tenaga kuat menjadi pengalaman berharga bagi mereka. Dalam sesi tersebut, Rachel/Febi juga berhadapan dengan Hinata Suzuki/Nao Yamakita yang telah beberapa kali tampil di ajang World Tour.
"Ini jadi tambahan modal kami ke Asian Games nanti," kata Febi.
Asian Games 2026 menjadi pengalaman pertama bagi Rachel/Febi. Keduanya bertekad memberikan penampilan terbaik setelah menjadikan hasil Kejuaraan Dunia sebagai bahan evaluasi.
"Di sini kami harus lebih maksimal, tidak mau kalahnya ditingkatkan lagi. Senang bisa dipercaya main Asian Games," kata Febi yang diamini Rachel.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan resmi dibuka pada 19 September mendatang. Cabang olahraga bulutangkis akan mempertandingkan nomor beregu pada 20-24 September, kemudian nomor perorangan pada 25-29 September 2026.




