REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI - Memasuki dunia perkuliahan tidak melulu soal jadwal kuliah, tugas, dan mengejar nilai. Ada cerita baru yang akan dimulai, lingkungan baru yang akan ditemui, serta semangat yang perlu terus dijaga.
Seminar Motivasi atau SEMOT Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) 2026 sebagai rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tidak hanya menghadirkan sesi inspiratif, tetapi juga pengalaman yang lebih dekat dengan dunia anak muda melalui penampilan bintang tamu Stand on Noize.
Stand on Noize dijadwalkan hadir memeriahkan rangkaian SEMOT UBSI 2026 yang akan digelar pada 20 September 2026 mendatang. Kehadiran mereka diharapkan menjadi salah satu momen bagi mahasiswa baru (maba) untuk mendapatkan motivasi dari berbagai narasumber sekaligus menikmati suasana kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar UBSI.
Wakil Rektor II Bidang Non-Akademik UBSI, Adi Supriyatna, mengatakan, SEMOT UBSI 2026 menjadi ruang bagi maba untuk mengenal lebih jauh kehidupan kampus sekaligus membangun semangat sebelum memasuki perjalanan akademiknya. Mengusung semangat “Bright, Spirit, Initiative”, kegiatan ini dirancang agar mahasiswa baru memiliki energi positif, keberanian untuk mengambil inisiatif, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan selama menjalani perkuliahan.
“Kehadiran Stand on Noize menjadi warna tersendiri dalam konsep tersebut. Musik dan hiburan diposisikan bukan sekadar sebagai jeda dari rangkaian acara, tetapi juga sebagai medium untuk menciptakan atmosfer yang lebih cair dan dekat dengan mahasiswa baru. Setelah mendapatkan berbagai perspektif dari alumni dan pembicara inspiratif, mahasiswa dapat menikmati momen kebersamaan melalui penampilan musik yang lebih santai dan menghibur,” kata Adi dalam keterangannya di Jakarta, pada Jumat (4/9).
SEMOT UBSI 2026 akan berlangsung serentak di seluruh kampus UBSI dengan pusat kegiatan berada di BSI Convention Center (BSI Convex) Kaliabang. Rangkaian acaranya akan mempertemukan maba dengan alumni UBSI melalui talkshow, menghadirkan pembahasan tematik, serta membuka ruang interaksi melalui podcast dan wawancara.
“Kehadiran alumni juga menjadi bagian penting karena mahasiswa baru dapat melihat secara langsung bagaimana perjalanan setelah bangku kuliah dapat berkembang ke berbagai bidang. Cerita tersebut diharapkan memberikan gambaran bahwa dunia perkuliahan bukan sekadar tentang mendapatkan gelar, tetapi juga tentang membangun pengalaman, jejaring, kompetensi, dan keberanian untuk menentukan arah masa depan,” ungkapnya.
Di tengah rangkaian tersebut, Stand on Noize diharapkan mampu membawa energi berbeda. Musik menjadi bahasa yang mudah diterima lintas latar belakang, sekaligus menjadi cara sederhana untuk merayakan langkah pertama mahasiswa baru dalam perjalanan akademiknya.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif memandang SEMOT sebagai salah satu momentum penting dalam membangun kedekatan mahasiswa baru dengan lingkungan kampus. Melalui perpaduan motivasi, inspirasi, interaksi, dan hiburan, mahasiswa diharapkan dapat memulai kehidupan perkuliahan dengan semangat yang lebih kuat.
Pada akhirnya, kuliah bukan hanya tentang seberapa banyak materi yang mampu diingat. Ada pengalaman yang harus dijalani, orang-orang yang akan ditemui, kesempatan yang perlu dicoba, dan keberanian untuk mengambil langkah pertama.
SEMOT UBSI 2026 bersama Stand on Noize menjadi salah satu ruang untuk memulai perjalanan tersebut dengan energi yang lebih positif. Informasi lebih lanjut dapat dilihat melalui laman https://bsi.ac.id/.




