REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Universitas Bunda Mulia (UBM) memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan perkembangan teknologi melalui peresmian AI Learning Center, yang dikembangkan melalui kolaborasi dengan Google for Education.
Wakil Rektor Universitas Bunda Mulia, Martina Venny, menjelaskan fasilitas yang berada di UBM Kampus Ancol ini menjadi ruang pembelajaran berbasis teknologi yang dirancang untuk mendukung mahasiswa dalam mempelajari, mengeksplorasi, dan mengembangkan pemanfaatan artificial intelligence (AI).
“AI learning center dilengkapi dengan ekosistem pembelajaran digital untuk mendukung kegiatan perkuliahan, pelatihan, penelitian, pengembangan proyek, serta kolaborasi interdisiplin,” kata dia, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa dan dosen dalam menggunakan teknologi AI secara kreatif, produktif, bertanggung jawab, dan sesuai dengan kebutuhan dunia industri.
Melalui kolaborasi ini, kata dia, UBM tidak hanya menyediakan fasilitas pembelajaran modern, tetapi juga membangun lingkungan akademik yang mendorong lahirnya inovasi.
Mahasiswa akan memperoleh kesempatan untuk mengembangkan solusi berbasis AI yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang, mulai dari bisnis, komunikasi, desain, teknologi informasi, hingga industri kreatif.
Dia menyampaikan bahwa AI Learning Center merupakan bagian dari langkah strategis UBM dalam mempersiapkan lulusanBmenghadapi perubahan dunia kerja.
“Perkembangan artificial intelligence telah membawa perubahan besar dalam berbagai sektor,” ujar Martina.




