Kamis 10 Sep 2026 10:00 WIB

Mentan Amran Minta Kasus Penembakan Tewaskan Tiga Petugas Pertanian di Papua Diusut

Tiga petugas gugur saat menjalankan tugas menyalurkan bantuan ternak ke masyarakat.

Rep: Frederikus Dominggus Bata/ Red: Andri Saubani
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.
Foto: Kementan
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz dan jajaran TNI-Polri mengusut tuntas penembakan rombongan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Kampung Muliama, Papua Pegunungan. Insiden pada Rabu (9/9/2026) sore tersebut menyebabkan tiga petugas gugur saat menjalankan tugas menyalurkan bantuan ternak kepada masyarakat setempat.

Amran mendorong aparat memastikan keselamatan petugas lapangan yang menjalankan program bantuan ternak dan ketahanan pangan di Papua. Ia menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga tiga petugas yang gugur dalam insiden tersebut.

Baca Juga

“Kami sangat berduka mendengar kabar ini. Semoga aparat keamanan dapat segera mengungkap kasus ini dan memastikan tidak terulang kembali. Kita ingin pembangunan pertanian di Papua kuat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar kata Mentan dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (10/9/2026).

Berdasarkan informasi kepolisian, rombongan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tengah dalam perjalanan menyalurkan bantuan ternak kepada masyarakat. Rombongan tersebut kemudian diadang dan ditembaki oleh pelaku kriminal bersenjata.

Amran menegaskan petugas yang menjalankan program bantuan ternak dan ketahanan pangan di wilayah Papua bukan pihak yang membawa ancaman bagi siapa pun. Karena itu, mereka harus mendapat jaminan keamanan penuh dari aparat selama menjalankan tugas di lapangan.

“Program bantuan pangan dan ternak untuk masyarakat Papua tidak boleh berhenti karena ancaman kekerasan. Negara harus hadir lebih kuat, melindungi setiap pahlawan pangan yang bertaruh nyawa demi menjamin kecukupan pangan rakyat Papua,” tegas tokoh yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) ini.

Kementan dan Bapanas memastikan program bantuan ternak dan pangan di wilayah Papua Pegunungan tetap berjalan tanpa terhambat oleh insiden tersebut. Kedua lembaga tersebut juga menyatakan memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban.

Amran menyebut para petugas yang gugur merupakan pahlawan pangan. Ia menekankan jajarannya menjalankan tugas mulia untuk membantu masyarakat di pedalaman Papua.

 

 

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi