REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Usia bukan alasan bagi Eko Yuli Irawan untuk berhenti mengangkat nama Indonesia di pentas olahraga internasional. Lifter berusia 37 tahun itu kembali dipercaya memperkuat Kontingen Indonesia pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang yang akan berlangsung 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Asian Games 2026 akan menjadi penampilan keenam Eko Yuli di pesta olahraga terbesar di Asia. Ia dijadwalkan turun di kelas 65 kilogram, bersaing dengan para lifter muda dari sejumlah negara kuat di Asia.
Eko mengatakan, persiapannya menghadapi Asian Games kali ini dilakukan semaksimal mungkin. Kendati menyadari faktor usia membuat kondisi fisiknya tidak lagi sama seperti ketika masih muda, ia tetap berusaha memberikan kemampuan terbaik.
“Persiapan semaksimal mungkin. Dengan usia seperti ini kita tidak bisa memprediksi seperti apa hasilnya. Kita hanya berusaha semaksimal mungkin,” kata Eko saat pengukuhan Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 di Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Eko mengakui peta persaingan di kelas 65 kilogram tidak mudah. China, Korea Utara, Thailand, Kazakhstan, dan Uzbekistan menjadi sejumlah negara yang diperkirakan akan menjadi pesaing beratnya.
Karena itu, Eko memilih tidak memasang target terlalu tinggi. Ia mengatakan belum mengetahui secara pasti catatan terbaru para pesaingnya. Saat ini, berdasarkan peringkat yang dimilikinya, Eko berada di posisi ketujuh di Asia.
“Masih berat karena rata-rata anak muda semua. Kami fokus pada diri sendiri dan kemampuan semaksimal mungkin. Jadi belum bisa menargetkan podium atau nomor berapa,” ujarnya.
Asian Games 2026 juga berpeluang menjadi penampilan terakhir Eko di ajang tersebut. Namun, ia tidak ingin menjadikan kemungkinan itu sebagai beban. Eko justru ingin menikmati setiap proses dan tampil dengan lebih rileks.




