REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan, kapal induk Giuseppe Garibaldi akan berlabuh di Kolombo, Sri Lanka sebelum sampai di Jakarta. Kapal tersebut akan bersandar di sana setelah sebelumnya berlayar di perairan Laut Arab.
"Garibaldi ini sekarang akan sandar di Kolombo dan akan melanjutkan perjalanan ke Jakarta," kata Ali saat ditemui di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2026).
Selama berada di Sri Lanka, lanjut Ali, kapal induk pertama milik Indonesia itu dikawal oleh dua kapal perang milik Angkatan Laut Italia. Setelah kapal tersebut berangkat dan masuk ke wilayah laut Indonesia, barulah kapal perang TNI AL akan menjemput di perbatasan dan mengawal hingga sampai di dermaga Jakarta.
Hal tersebut senada dengan pernyataan Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul saat dikonfirmasi. "Akan ada pengawalan minimal dua KRI Frigate Indonesia dan pesawat udara Pusat Penerbang AL (Puspenerbal) pada saat memasuki perairan Indonesia, sekaligus unsur udara mencoba on board di Garibaldi," kata Tunggul di Jakarta, Selasa (8/9).
Tunggul melanjutkan jika seluruh rangkaian berjalan dengan lancar, maka kapal induk tersebut akan sampai di Jakarta pada 17 September 2026 mendatang.




