REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- TNI AL menyampaikan, Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi (C551) akan langsung dikerahkan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setiba di Indonesia pada pekan ketiga September 2026. Hal itu sesuai dengan arahan dari Presiden RI terkait fungsi kapal induk pertama Indonesia tersebut.
"Garibaldi direncanakan akan tiba di Indonesia dan akan menjadi kapal induk untuk helikopter dan drone yang bisa menampung helikopter kelas menengah yang bisa mengangkut 4-5 ton air. Jadi harapannya bisa segera merapat ke titik api dan membantu penanggulangan karhutla secara cepat," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Tunggul di Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Tunggul tidak menjelaskan secara rinci seperti apa persiapan yang akan dilakukan kru kapal dan peralatan apa saja yang akan diangkut untuk penanganan karhutla. Dia hanya memastikan upaya pengerahan kapal induk akan langsung dilakukan setelah kapal buatan Italia itu sampai di Indonesia.
"Saat ini posisi Garibaldi sudah berada di Laut Arab, rencananya apabila tidak ada kendala akan tiba di Tanah Air pada 17 September 2026," ucap Tunggul.




