REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera melakukan uji coba LRT Jakarta Fase 1B (Velodrome-Manggarai) dalam waktu dekat. Uji coba itu disiapkan sebelum jalur transportasi baru itu bisa digunakan sebelum diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pihaknya telah memutuskan bakal melakukan uji coba LRT Jakarta Fase 1B sebelum diresmikan Presiden Prabowo. Selama masa uji coba tersebut, tarif yang diberlakukan hanya Rp 8 untuk seluruh kalangan masyarakat.
"Saudara-saudara sekalian, sampai dengan diresmikan oleh Bapak Presiden, terus terang kami, saya sudah memutuskan untuk sekaligus uji coba maka tarifnya itu Rp 8 setiap orang yang menggunakan transportasi LRT ini," kata dia di Taman Ismail Marzuki, Selasa (8/9/2026).
Ia mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta sengaja memilih Rp 8 selama masa uji coba tersebut. Menurut dia, hal itu dikarenakan Pemprov DKI Jakarta juga memberlakukan tarif khusus Rp 8 pada momentum HUT ke-81 Republik Indonesia.
"Kenapa Rp 8? Ini perpanjangan semangat 17 Agustus yang kemarin yang akhirnya kita putuskan Rp 8," ujar politikus PDIP tersebut.
Ihwal waktunya, Pramono mengaku belum bisa mengumumkannya secara langsung. Namun, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk pelaksanaan uji coba dan peresmian LRT Jakarta Fase 1B.
"Mengenai waktunya kapan, sebenarnya sudah ada komunikasi tetapi saya tidak mau mengumumkan dulu sampai dengan hari H yang betul-betul akan diresmikan oleh Bapak Presiden," kata dia.




