REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim angkat bicara terkait kebakaran hutan dan lahan yang menerpa Indonesia dan Malaysia.
PM Malaysia berpandangan bahwa masalah pembakaran lahan di Indonesia perlu diselidiki secara menyeluruh, termasuk mengidentifikasi penyebab sebenarnya dari kebakaran tersebut sebelum tindakan apa pun diambil terhadap pihak mana pun.
Ketika ditanya apakah ada perusahaan Malaysia yang beroperasi di Indonesia yang telah melakukan kesalahan dan berkontribusi pada masalah kabut asap? Anwar mengatakan bahwa Malaysia menghormati setiap tindakan hukum oleh otoritas Indonesia.
"Jika ada perusahaan Malaysia yang terdampak (terlibat), kami akan memberi ruang kepada Indonesia untuk mengambil tindakan. Kami tentu akan menghormati tindakan di sana dan kami tidak akan membela (tindakan tersebut)," katanya, Selasa.
Lihat postingan ini di Instagram
Ia menekankan bahwa Malaysia tidak akan campur tangan atau melindungi perusahaan mana pun jika penyelidikan membuktikan bahwa ada perusahaan yang melanggar hukum.
Tinjau mekanisme
Di sisi lain, Anwar Ibrahim menilai ASEAN perlu meninjau kembali mekanisme yang ada dalam menangani masalah kabut asap lintas batas untuk menghindari dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat.




