REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan, Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi (C551) dari Italia akan segera memperkuat TNI AL. Kapal induk pertama Indonesia yang masih dalam perjalanan itu nantinya dimodifikasi menjadi 'markas' helikopter dan drone, yang bisa digunakan mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Alhamdulillah sebentar lagi kapal induk dari Italia akan masuk ke jajaran Angkatan Laut kita. Itu kita akan refurbish, kita ubah untuk menjadi kapal induk helikopter dan untuk drone," kata Prabowo saat memimpin rapat terbatas secara virtual di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2026).
Menurut dia, kapal tersebut nantinya mampu menampung hingga 10 helikopter kelas menengah (medium class). Bahkan, Prabowo menyebut, helikopter yang dapat dioperasikan dari kapal induk, seperti Black Hawk (Amerika Serikat) dan Mi-17 (Rusia) mampu membawa sekitar empat sampai lima ton ton air sekali terbang ke titik karhutla.
Dengan kapasitas tersebut, Prabowo menilai keberadaan kapal dan helikopter akan memperkuat respons pemerintah dalam menangani kebakaran hutan, terutama ketika terdapat titik api dalam jumlah besar. "Jadi kalau kita punya 10 helikopter bisa segera merapat ke titik api yang terbanyak. Ini juga akan sangat membantu respons kita," kata Prabowo.




