Senin 07 Sep 2026 18:55 WIB

Tes Abu Vulkanik Negatif, Bandara Soekarno-Hatta Masih Ditutup Hingga 23.59 WIB

Penutupan tujuh Bandar Udara di Wilayah Kerja Kantor Otban I diperpanjang.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Teguh Firmansyah
Calon penumpang pesawat berjalan menuju area check-in di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (7/9/2026). Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma lanjut ditutup hingga pukul 18.00 WIB akibat dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Foto: Republika/Prayogi
Calon penumpang pesawat berjalan menuju area check-in di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (7/9/2026). Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma lanjut ditutup hingga pukul 18.00 WIB akibat dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak tujuh bandara di wilayah Otoritas Bandara Wilayah I Kelas Utama masih ditutup akibat abu vulkanis erupsi Gunung Anak Krakatau. Penutupan itu diperpanjang hingga Senin (7/8/2026) pukul 23.59 WIB.

Berdasarkan informasi dari akun media sosial Instagram Otoritas Bandara Wilayah I Kelas Utama (@otbansatu), tujuh bandara itu salah satunya Bandara Soekarno-Hatta. Enam bandara lainnya adalah Bandara Raden Inten II, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Husein Sastranegara, Bandara Budiarto, Bandara Pondok Cabe, dan Bandara M Taufik Kiemas.

Baca Juga

"Tujuh Bandar Udara di Wilayah Kerja Kantor Otban I yang terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengalami penghentian operasional hingga pukul 23.59 WIB," tulis akun tersebut dikutip Republika, Senin.

Sebelumnya, penutupan tujuh bandara itu telah dilakukan hingga Senin pukul 18.00 WIB. Lantaran masih terdapat aktivitas Gunung Anak Krakatau, penutupan tujuh bandara tersebut diperpanjang hingga pukul 23.59 WIB.

Otoritas Bandara juga mengimbau seluruh pengguna untuk selalu memeriksa status dan jadwal penerbangan. Pemeriksaan dapat dilakukan melalui kanal resmi maskapai penerbangan.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi