REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak tujuh bandara di wilayah Otoritas Bandara Wilayah I Kelas Utama masih ditutup akibat abu vulkanis erupsi Gunung Anak Krakatau. Penutupan itu diperpanjang hingga Senin (7/8/2026) pukul 23.59 WIB.
Berdasarkan informasi dari akun media sosial Instagram Otoritas Bandara Wilayah I Kelas Utama (@otbansatu), tujuh bandara itu salah satunya Bandara Soekarno-Hatta. Enam bandara lainnya adalah Bandara Raden Inten II, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Husein Sastranegara, Bandara Budiarto, Bandara Pondok Cabe, dan Bandara M Taufik Kiemas.
"Tujuh Bandar Udara di Wilayah Kerja Kantor Otban I yang terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengalami penghentian operasional hingga pukul 23.59 WIB," tulis akun tersebut dikutip Republika, Senin.
Sebelumnya, penutupan tujuh bandara itu telah dilakukan hingga Senin pukul 18.00 WIB. Lantaran masih terdapat aktivitas Gunung Anak Krakatau, penutupan tujuh bandara tersebut diperpanjang hingga pukul 23.59 WIB.
Otoritas Bandara juga mengimbau seluruh pengguna untuk selalu memeriksa status dan jadwal penerbangan. Pemeriksaan dapat dilakukan melalui kanal resmi maskapai penerbangan.
Lihat postingan ini di Instagram




