REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum DPP Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Budisatrio Djiwandono optimistis Timnas Basket Putra Indonesia mampu memberikan penampilan terbaik pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Keyakinan itu disampaikan setelah Perbasi resmi merilis 12 pemain yang akan membawa nama Merah Putih di ajang multievent terbesar di Asia tersebut.
"Kami melihat bahwa dengan dikumpulkannya putra-putra terbaik untuk ajang Asian Games ini, saya rasa kita bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia," kata Budisatrio, Ahad (6/9/2026).
Ia menyadari perjalanan Indonesia tidak akan mudah karena tergabung di grup yang dihuni tuan rumah Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi. Namun, Budisatrio menilai skuad yang disiapkan memiliki perpaduan antara pemain berpengalaman dan talenta muda. Kombinasi tersebut diharapkan menjadi modal bagi Indonesia untuk bersaing menghadapi lawan-lawan kuat Asia.
"Kami yakin. Kami juga menitipkan kepada pelatih dan para atlet untuk memberikan yang terbaik. Kami ingin mereka berkompetisi sebagus-bagusnya. Kita doakan mereka bisa memberikan hasil yang terbaik," ujarnya.
Dari 12 nama yang diumumkan, terdapat sejumlah pemain berpengalaman seperti Lester Prosper dan Anthony Beane. Derrick Michael juga masuk dalam roster setelah Perbasi mendapatkan izin dari klubnya, Saga Ballooners, yang berkompetisi di Liga Jepang. Sementara itu, Yudha Saputera dipercaya menjadi kapten tim.
Nama Dame Diagne turut menghiasi skuad Indonesia. Forward berusia 21 tahun kelahiran Senegal tersebut telah berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) sebelum berusia 18 tahun. Adapun Fhirdan Guntara menjadi satu-satunya pemain debutan Timnas Indonesia tahun ini yang masuk ke dalam skuad Asian Games 2026.
Namun, Indonesia harus tampil tanpa Marques Bolden. Pemain yang kini memperkuat Levanga Hokkaido itu tidak mendapatkan izin dari klubnya untuk tampil di Asian Games. Managing Director Badan Tim Nasional DPP Perbasi Jeremy Imanuel Santoso menjelaskan, Asian Games tidak masuk kalender kompetisi FIBA sehingga klub tidak berkewajiban melepas pemain.
Perbasi sebelumnya telah berkomunikasi dengan klub Bolden untuk mengupayakan kehadiran sang pemain. Namun, jadwal Asian Games yang berakhir hanya empat hari sebelum kompetisi Liga Jepang dimulai membuat klub akhirnya tidak memberikan izin. Kondisi tersebut menjadi kehilangan tersendiri bagi Indonesia karena Bolden selama ini merupakan salah satu pemain penting di tim nasional.
Pelatih kepala Timnas Basket Putra Indonesia David Singleton mengatakan persiapan tim berjalan cukup baik. Setelah mengikuti Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 Ronde 1 di Arena Seremban, Malaysia, tim melakukan evaluasi dan sejumlah pemain baru bergabung. Mereka adalah Lester, Bram, Vincent, Prastawa, dan Derrick.
"Kali ini ada beberapa pemain baru yang bergabung, yaitu Lester, Bram, Vincent, Prastawa, dan Derrick. Jadi, ada lima pemain baru yang masuk ke dalam tim. Saya pikir ini memberi kami kesempatan besar untuk tampil lebih baik," kata David.
Meski kehilangan Bolden, David meminta para pemain tetap percaya diri. Ia ingin Indonesia langsung membidik kemenangan pada laga pembuka sebelum memikirkan pertandingan berikutnya. Derrick Michael pun menyuarakan semangat serupa. Ia menyebut Asian Games 2026 sebagai penampilan pertamanya sekaligus salah satu impian yang ingin diwujudkan sejak kecil.
"Walaupun Marques nggak main, kayaknya kami tetap pasti bisa melakukan yang terbaik. Kami akan memberikan yang terbaik yang kami bisa," ujar Derrick.
Timnas Basket Putra Indonesia akan mengawali perjuangan dengan menghadapi Jepang pada 10 September 2026. Sehari kemudian, Indonesia bertemu Korea Selatan pada 11 September, sebelum melawan Arab Saudi pada 13 September. Skuad yang dipimpin Yudha Saputera sebagai kapten itu dijadwalkan berangkat dalam rombongan kloter pertama kontingen Indonesia menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Roster Timnas Basket Putra Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026:
Derrick Michael
Abraham Grahita
Ali Bagir
Andakara Prastawa
Yudha Saputera (Kapten)
Vincent Kosasih
Hendrick Yonga
Lester Prosper
Dame Diagne
Pandu Wiguna
Fhirdan Guntara
Anthony Beane
Ofisial tim:
David Singleton — Pelatih Kepala
Andri Malay — Asisten Pelatih
Ismael — Asisten Pelatih




