Ahad 06 Sep 2026 22:55 WIB

Batal Terbang, Calon Penumpang Menumpuk di Bandara Soekarno-Hatta

Putra harus mengantre lebih dari dua jam untuk mengurus pembatalan penerbangan.

Petugas Bandara membagikan makanan ringan kepada calon penumpang terdampak penutupan sementara bandara di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad (6/9/2026). PT Angkasa Pura Indonesia atau Injourney Airports mengaktifkan prosedur penanganan penumpang terdampak status Aerodrome Closed Bandara Soekarno-Hatta karena adanya indikasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dengan membagikan makanan ringan dan minuman.
Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Petugas Bandara membagikan makanan ringan kepada calon penumpang terdampak penutupan sementara bandara di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad (6/9/2026). PT Angkasa Pura Indonesia atau Injourney Airports mengaktifkan prosedur penanganan penumpang terdampak status Aerodrome Closed Bandara Soekarno-Hatta karena adanya indikasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dengan membagikan makanan ringan dan minuman.

REPUBLIKA.CO.ID,  TANGERANG – Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang, Ahad (6/9/2026), dipenuhi calon penumpang yang menunggu kepastian setelah sejumlah penerbangan dibatalkan akibat gangguan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Penumpang terlihat mengantre untuk mendapatkan layanan pengembalian dana (refund) maupun penjadwalan ulang (reschedule).

Salah seorang calon penumpang, Putra Damai La’ya, mengaku penerbangannya menuju Nias dengan transit di Kualanamu, Medan, yang semula dijadwalkan pada pukul 10.05 WIB, telah dibatalkan.

Baca Juga

Putra mengatakan, informasi pembatalan penerbangan diketahuinya saat melakukan pengecekan informasi penerbangan di bandara. “Jadi kami lihat apakah penerbangan sudah bisa berlangsung atau tidak, kemudian konfirmasi sama petugas, dibenarkan bahwasanya penerbangan hari ini sudah dibatalkan,”ujar Putra.

Dia mengaku telah berada di bandara sejak pukul 06.00 WIB. Ia juga mengatakan harus mengantre lebih dari dua jam untuk mengurus pembatalan penerbangannya.

Menurut putra, maskapai turut memberikan air minum kepada penumpang yang sedang mengantre untuk mengurus refund maupun reschedule. Meski demikian, ia berharap layanan customer service dapat dibuka secara lebih optimal agar antrean penumpang tidak terlalu lama.“Harapannya, pintu customer service nya bisa aktif semua, kalau antrean begini capek,” kata Putra.

Kondisi penumpukan penumpang juga dibenarkan oleh petugas keamanan Bandara Soekarno Hatta, Ahmad abdul Mu’ti. Ia mengatakan, penumpukan terjadi sejak pagi akibat banyaknya penumpang yang hendak mengurus refund maupun reschedule.

“Untuk kondisi terminal saat ini cukup ramai, karena adanya pax untuk mau melakukan refund atau reschedule. Kalau di Terminal 1 Terminal 2, Terminal 3, juga sama,” ujar ahmad.

photo
Calon penumpang mengantre saat melakukan proses pembatalan tiket atau refund di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad (6/9/2026). Sebanyak 209 penerbangan di Bandara International Soekarno Hatta terpaksa dibatalkan imnas dari adanya sebaran abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan penumpukan calon penumpang di area bandara. Jumlah tersebut terdiri dari 160 penerbangan domestik, 39 penerbangan internasional, dan 10 penerbangan kargo. - (Republika/Thoudy Badai)

sumber : Mg-167
Berita Lainnya

Rekomendasi