Ahad 06 Sep 2026 09:38 WIB

InJourney Siapkan Hotel dan Bus untuk Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan Abu Vulkanis

InJourney juga menyediakan makanan dan minuman ringan bagi penumpang terdampak.

Rep: Frederikus Dominggus Bata,Frederikus Dominggus Bata,/ Red: A.Syalaby Ichsan
Calon penumpang berada di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad (6/9/2026). Berdasarkan Notice To Airmen atau NOTAM yang dikeluarkan AirNav Indonesia, Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktifitas penerbangan karena adanya indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.
Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Calon penumpang berada di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad (6/9/2026). Berdasarkan Notice To Airmen atau NOTAM yang dikeluarkan AirNav Indonesia, Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktifitas penerbangan karena adanya indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menyiapkan bus dan hotel bagi penumpang yang terdampak gangguan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari Service Recovery Activation (SRA) yang dijalankan menyusul penutupan sementara bandara akibat indikasi sebaran abu vulkanik.

Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim mengatakan perusahaan telah mengaktifkan prosedur penanganan penumpang terdampak melalui SRA di Bandara Soekarno-Hatta.

Baca Juga

"InJourney Airports sudah mengaktifkan prosedur penanganan penumpang terdampak melalui Service Recovery Activation (SRA) di Bandara Soekarno-Hatta," kata Arie dalam keterangan tertulis, Ahad (6/9/2026).

View this post on Instagram

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Melalui layanan tersebut, InJourney Airports menyiapkan bus untuk mengantar penumpang terdampak menuju hotel. Pengantaran dilakukan melalui koordinasi dengan maskapai penerbangan.

InJourney Airports juga menyediakan makanan dan minuman ringan bagi penumpang terdampak. Sejumlah area khusus di terminal turut disiapkan untuk memberikan layanan kepada penumpang selama gangguan penerbangan.

Layanan SRA juga akan diterapkan di bandara-bandara lain yang terkena dampak efek berantai dari status Aerodrome Closed di Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Radin Inten II Lampung. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penumpang terdampak tetap mendapatkan penanganan selama gangguan penerbangan.

photo
Calon penumpang berada konter lapor diri di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad (6/9/2026). Berdasarkan Notice To Airmen atau NOTAM yang dikeluarkan AirNav Indonesia, Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktifitas penerbangan karena adanya indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. - (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

 

Berita Lainnya

Rekomendasi