Jumat 04 Sep 2026 13:53 WIB

AS Akui Kemungkinan Telah Salah Sasaran Menyerang Pesta Pernikahan di Iran

AS mengakui masih menyelidiki serangan yang menyasar pesta pernikahan itu.

Wakil Presiden AS JD Vance
Foto: EPA/JIM LO SCALZO
Wakil Presiden AS JD Vance

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Wakil Presiden Amerika Serikat J.D. Vance mengakui ada kemungkinan serangan yang dilakukan pasukan AS secara tidak sengaja mengenai warga sipil. Pernyataan itu disampaikan oleh Vance, Kamis (3/9), di tengah beredarnya laporan tentang serangan AS terhadap sebuah pesta pernikahan sipil di sebelah selatan Iran.

"AS tidak pernah mengincar warga sipil dalam pertempuran. Kami tidak akan pernah melakukan itu. Kami juga tidak mungkin melakukannya. Namun, sayangnya, jelas, sesuatu mungkin terjadi. Saat militer kami melakukan kesalahan, mereka belajar dari kesalahan itu agar dapat memperbaiki diri," kata Vance.

Baca Juga

"AS pun sedang menyelidiki insiden tersebut," katanya menambahkan

Pihak berwenang Iran menyatakan sebuah upacara pernikahan di Sirik, Hormozgan, pada Selasa malam (1/9), telah menjadi sasaran serangan AS hingga menyebabkan lima orang meninggal dunia dan sekitar 70 orang terluka.

Esmaeil Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, mengatakan serangan 'keji' itu menghantam kediaman warga di kota Kuhestak pada Rabu dini hari.

Press TV Iran melaporkan bahwa sedikitnya lima orang tewas.

 

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi