REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rangkaian Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor berlangsung di Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Kamis (3/9/2026). Latihan Infantry Marksmanship Training Program (IMTP) dan Scout Stalking tersebut diikuti prajurit Marinir TNI AL, US Marine Corps, Amphibious Rapid Deployment Brigade Jepang, dan Marine Corps Korea Selatan.
Latihan IMTP bertujuan menguji dan meningkatkan kemampuan tembak tempur. Ketepatan, kecepatan mag reload, hingga tembakan terukur menjadi fokus utama. Materi meliputi menembak dari posisi diam hingga menembak sambil bergerak. "Para personel menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap tahapan," kata Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Inf Dedi Akhiruddin dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Menurut Dedi, bersamaan dengan itu, para prajurit juga mengasah kemampuan pengintaian Scout Stalking dengan menekankan penyamaran, observasi, pemanfaatan medan, dan pergerakan tersembunyi. Latihan tersebut menuntut ketelitian, kesabaran, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi terhadap kondisi medan operasi.




