REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan, tarif LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai akan dievaluasi seiring berjalannya waktu. Hal itu agar biaya subsidi yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak terlalu besar.
"Kami akan melakukan evaluasi. Bagaimana dan angka berapa yang tepat yang kemudian bisa diterima oleh publik dengan baik, dan juga tentunya bagi LRT agar subsidinya tidak terlalu berlebihan dari Pemerintah DKI Jakarta," kata Pramono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2026).
Saat ini, Pemprov DKI sedang menyiapkan tarif khusus Rp 8 untuk LRT Kelapa Gading-Manggarai sebelum resmi beroperasi. Menurut Pramono, tarif khusus diberikan dalam rangka sosialisasi terhadap masyarakat mengenai rute baru tersebut, sekaligus terkait persiapan penyelesaian hal-hal yang belum rampung.




