REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendorong Polda Metro Jaya mengungkap dugaan aktor intelektual di balik kericuhan 27 Agustus 2026. Ada kemiripan pola kericuhan pada 27 Agustus dengan kejadian pada 2025.
Komisioner Kompolnas Choirul Anam dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan pengungkapan diperlukan untuk mengetahui secara menyeluruh pihak yang berada di balik peristiwa tersebut, khususnya kericuhan pada malam hari.
"Iya, kami Kompolnas tetap mendorong Polda Metro untuk membongkar siapa aktor intelektual di balik peristiwa tanggal 27 kemarin. Khususnya yang di malam hari," kata Anam.
Menurut dia, pola yang ditemukan dalam peristiwa 27 Agustus memiliki kemiripan dengan peristiwa pada ricuh 2025 sehingga perlu menjadi bahan pendalaman kepolisian.
Anam mengatakan pendalaman tidak hanya perlu diarahkan terhadap pelaku di lapangan, tetapi juga mencakup dugaan mobilisasi massa dan pendanaan yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
"Karena kita bisa belajar dari peristiwa 2025. Ada pola yang bisa kita rasakan di lapangan itu mirip antara 2025 dan 2026 kemarin. Sehingga aktor intelektual di balik peristiwa tanggal 27 kemarin maupun peristiwa yang lain itu harus segera diungkap," ujarnya.
Lihat postingan ini di Instagram




