REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengantongi dua sketsa wajah laki-laki yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan atau penganiayaan yang mengakibatkan seorang meninggal dunia dalam peristiwa kericuhan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/8).
Sketsa tersebut diperoleh setelah penyidik mencocokkan keterangan saksi dengan hasil analisis digital terhadap sejumlah rekaman yang berkaitan dengan peristiwa.
"Didapatkan sketsa wajah yang mengarah kepada terduga pelaku pengeroyokan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang tersebut," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu.
Sketsa pertama menggambarkan seorang laki-laki yang diperkirakan berusia 30 hingga 40 tahun. Polisi menyebut laki-laki tersebut memiliki bentuk wajah oval, beralis tipis, bibir tebal, hidung pendek, bola mata berwarna hitam, serta kulit berwarna coklat.
Kemudian, sketsa kedua menggambarkan laki-laki yang juga diperkirakan berusia 30 hingga 40 tahun. Ciri-cirinya antara lain bentuk wajah kotak, hidung pesek, bibir bawah tebal, memiliki kumis dan janggut, bola mata berwarna hitam, serta warna kulit coklat.
Dua pria tersebut kini masih diburu oleh polisi untuk mengungkap kematian seorang warga bernama Bambang Setyawan.
Lihat postingan ini di Instagram




