Rabu 02 Sep 2026 14:07 WIB

Kesaksian Ketua RW, Yayan Sadar Jadi Tentara Rusia, Ingin 'Hijrah' dari Pengangguran Luntang Lantung

Yayan sempat menangis

Rep: Rizky Suryarandika,Rizky Suryarandika,/ Red: Teguh Firmansyah
Warga Depok, Wahyu Oktavian Iskandar bergabung menjadi tentara Rusia berdasarkan informasi FUSI.
Foto: Republika
Warga Depok, Wahyu Oktavian Iskandar bergabung menjadi tentara Rusia berdasarkan informasi FUSI.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Kepergian Wahyu Oktavian Iskandar menjadi tentara Rusia telah mencuri perhatian publik. Pun halnya dengan negara yang tengah mengonfirmasi kabar tersebut. 

Pria yang akrab disapa Yayan itu memilih 'hijrah' dengan kehidupan baru keluar negeri dan menanggalkan catatan lamanya.

Baca Juga

Yayan merupakan salah satu WNI yang menjadi tentara Rusia menurut data Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina (Foreign Intelligence Service of Ukraine/FISU). Mereka direkrut dengan iming-iming gaji tinggi menjadi militer Rusia. Dalam laporan FISU, Yayan mendapatkan visa Rusia yang berlaku pada 14 April 2026-11 Agustus 2026.

Yayan di masa mudanya dikenal bukan sebagai pemuda baik-baik. Pria kelahiran 22 Oktober 1985 itu pernah terlibat perkelahian hingga narkoba layaknya pemuda bandel penuh gejolak. Tapi masa lalu itu ditinggalkan Yayan dengan menjadi tentara Rusia demi semangat menjadi manusia yang lebih baik.

Begitulah cerita dari Ketua RW 06 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok, Sugeng, yang sangat mengenal Yayan. Bahkan hubungan keduanya sudah selayaknya ayah dan anak angkat. Maklum saja, kedua orangtua Yayan telah dipanggil lebih dulu ke pangkuan Ilahi. Praktis Sugeng selalu hadir untuk Yayan sebagai empunya wilayah.

Sugeng mengungkapkan rencana kepergian Yayan sudah pernah dibicarakan sebelumnya. Sehingga Sugeng tidak kaget saat Yayan viral sebagai tentara Rusia. Yayan pun sempat pamit dengan Sugeng sambil berlinang air mata sebelum berangkat. Tak lupa Sugeng memberi bekal seadanya kepada Yayan.

"Nangis-nangis, peluk saya waktu pamit dia bilang ingin berubah. Ya karena saya ini sudah seperti ayah angkatnya, saya kasih lah (ongkos) buat di jalan," kata Sugeng saat ditemui Republika pada Rabu (2/9/2026).

Yayan merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Kakaknya disebut berprofesi sebagai polisi. Almarhum ayah Yayan pun seorang marinir. Sehingga Yayan sudah akrab dengan dunia aparat meski bukan aparat.

Sugeng membantah kalau Yayan mendaftar sebagai satpam di Rusia. Sejak awal, Yayan disebut sudah mengetahui pekerjaan yang akan dilakoninya sebagai tentara Rusia. Ini sekaligus menepis kabar Yayan terjerat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

 

Berita Lainnya

Rekomendasi