REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran menuduh Amerika Serikat mengebom sebuah rumah saat perayaan pernikahan di wilayah Sirik, Iran selatan. Serangan itu dilaporkan menewaskan sedikitnya lima orang, termasuk seorang anak-anak.
Esmaeil Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, mengatakan serangan 'keji' itu menghantam kediaman warga di kota Kuhestak pada Rabu dini hari. "Lebih dari 50 orang, termasuk perempuan dan anak-anak, tewas dan terluka," ujarnya.
Press TV Iran melaporkan bahwa sedikitnya lima orang tewas.
"Di antara para korban tewas terdapat seorang anak. Aliran listrik dan sambungan telepon terputus," tulis Hossein Kermanpour, seorang pejabat di Kementerian Kesehatan Iran, di platform X.
Rekaman yang dirilis oleh Bulan Sabit Merah Iran memperlihatkan sebuah bangunan dengan dinding dan jendela yang hancur, serta puing-puing berserakan di tanah. Kelompok kemanusiaan tersebut juga memublikasikan foto sejumlah anak yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Lihat postingan ini di Instagram




