REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PP PBSI sudah menetapkan nama 20 pemain yang akan berlaga di Asian Games 2026. Di balik komposisi skuad yang telah ditetapkan, federasi bulu tangkis Indonesia itu telah menyusun strategi untuk memburu emas dengan memaksimalkan kekuatan beregu putra.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian mengatakan, 20 pemain yang terdiri dari 10 putra dan 10 putri dipilih melalui evaluasi menyeluruh.
"Kami melihat performa, kondisi fisik dan teknis masing-masing pemain, serta kebutuhan tim," kata Eng Hian dalam keterangannya, Selasa (1/9/2026).
Untuk sektor beregu putra, Indonesia mengandalkan Jonatan Christie, Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, Muhamad Yusuf, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin, Nikolaus Joaquin, dan Amri Syahnawi.
Sementara tim putri diperkuat Putri Kusuma Wardani, Thalita Ramadhani Wiryawan, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, Mutiara Ayu Puspitasari, Rachel Allessya Rose, Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma, Meilysa Trias Puspitasari, Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan Nita Violina Marwah.
Menurut Eng Hian, susunan tersebut merupakan bagian dari strategi PBSI untuk mengejar target yang dibebankan. "Masuknya Fadia dan Joaquin dalam komposisi ini juga merupakan bagian dari strategi kami untuk memenuhi prioritas utama PP PBSI, yaitu mengejar target gelar juara di nomor beregu putra dan memberikan hasil terbaik di nomor beregu putri," ujarnya.
Selain menetapkan skuad, PBSI juga melakukan revisi terkait penempatan pemain pada nomor perorangan. Sebelumnya, Daniel Marthin tercatat sebagai pemain ganda campuran, sedangkan Nikolaus Joaquin masuk dalam daftar ganda putra.
Eng Hian menjelaskan, terjadi kesalahan administrasi dalam penempatan nama tersebut. Daniel tetap akan tampil di nomor ganda putra bersama Leo Rolly Carnando, sedangkan Joaquin akan berpasangan dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti di nomor ganda campuran.
"Kami sudah melakukan revisi atas penempatan nama tersebut dan revisinya juga sudah mendapatkan persetujuan dari INASGOC. Saat ini kami masih menunggu proses pembaruan di sistem agar komposisi yang benar dapat ditampilkan di situs resmi Asian Games 2026," kata Eng Hian.
View this post on Instagram




